Penyandang Disabilitas

Penyandang Disabilitas Membutuhkan Kesempatan Untuk Berkarya dan Membuktikan Hasil Kerjanya

Penyandang disabilitas membutuhkan kesempatan untuk berkarya dan membuktikan hasil kerjanya.

Penyandang Disabilitas Membutuhkan Kesempatan Untuk Berkarya dan Membuktikan Hasil Kerjanya
Warta Kota/Ign Agung Nugroho
Talk show bertajuk Catatan AkhirTahun 2019: Inklusivitas bagi Disabilitas Masih Jadi Isu Besar Dunia Pendidikan dan Profesional di Universitas Katolik Atma Jaya?, Semanggi, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. 

Penyandang disabilitas membutuhkan kesempatan untuk berkarya dan membuktikan hasil kerjanya.

Di balik keterbatasan penyandang disabilitas, ada kelebihan dan kemampuan yang bisa diolah.

Ratnawati Sutejo, wirausahawan dan pendiri Precious One, mengatakan hal tersebut di talkshow  yang digelar di Universitas Katolik Atma Jaya‎, Semanggi, Jakarta Selatan.

Astra Financial Gelar Inklusi dan Literasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas

VIDEO: Menteri Sosial RI Resmikan Ground Breaking Kompleks Disabilitas di Metland Cibitung

Talkshow berjudul Catatan Akhir Tahun 2019: Inklusivitas bagi Disabilitas Masih Jadi Isu Besar Dunia Pendidikan dan Profesional.

Precius One adalah tempat usaha yang memproduksi aneka kerajinan tangan yang mempekerjakan penyandang disabilitas di kawasan Meruya Utara, Jakarta Barat.

Dari pengalaman berkecimpung ‎bersama penyandang disabilitas, Ratnawati‎ Sutejo berharap supaya masyarakat tidak menganggap mereka sebelah mata.

Kemampuan Setara Kaum Disabilitas Diyakini Perusahaan BUMN

Peluang Disabilitas Meniti Karier di BUMN, Begini Persyaratan dan Kemudahannya

"Dari keterbatasan tersebut, penyandang disabilitas bisa bangkit dengan menunjukan kelebihan yang dimiliki lewat karya," ucap Ratnawati Sutejo.

Pengalaman lain dirasakan Mohammad Adhika Prakoso. Lulusan desain komunikasi visual perguruan tinggi swasta di Jakarta itu mengaku ditolak ratusan kali saat melamar pekerjaan formal.

Ia akhirnya memutuskan membuka usaha kopi siap saji dengan brand Koptul alias Kopi Tuli.

Usaha Koptul didirikan Adhika Prakoso bersama Putri Sampaghita Trisnawinny Santoso dan Tri Erwinsyah, rekannya yang juga memiliki masalah pendengaran.

Halaman
123
Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved