Hiburan Malam

Pihak BNNP DKI Berkilah Kalau Mereka Tidak Memiliki Kewenangan untuk Menutup Diskotek

Lembaga tersebut hanya bisa memberikan rekomendasi dari hasil temuan petugas di lapangan kepada pemerintah daerah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Henry Lopulalan
ILustrasi aktivitas hiburan malam. 

Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DKI Jakarta menyebut tidak memiliki kewenangan untuk menutup diskotek atau hiburan malam yang terindikasi ada penyalahgunaan narkotika.

Lembaga tersebut hanya bisa memberikan rekomendasi dari hasil temuan petugas di lapangan kepada pemerintah daerah.

“Saya tidak punya kewenangan menutup diskotek."

"Surat itu saya tujukan kepada Pemprov DKI isinya tentang pekerjaan yang saya lakukan."

"Untuk isinya apa, tanya yang menerima surat saya karena suratnya dikasih ke sana,” kata Kepala BNNP DKI Jakarta Tagam Sinaga pada Selasa (17/12/2019).

Terungkap Video Tol Layang Cikampek Dijajal Warga Dijuluki Anti Ngantuk yang Tidur Pasti Bangun

Hal itu dikatakan Tagam menyusul pencabutan penghargaan Adikarya Wisata 2019 yang diberikan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta kepada diskotek Colosseum Club, Jakarta Barat pada 6 Desember 2019 lalu.

Padahal, BNNP DKI Jakarta telah memberikan catatan kepada Pemprov DKI Jakarta terkait temuan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan tersebut pada 10 Oktober lalu.

“Kami melaksanakan rekomendasi itu yah kan berdasarkan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika."

"Aturan itu disebutkan bagaimana mencegah merehabilitasi dan pemberantasan,” ujar Tagam.

Nyawa Sosok Bayi yang Dilahirkan Tidak Tertolong karena Ibu Mendorong Terlalu Kuat Saat Melahirkan

Melalui aturan itu, pihaknya bekerja di llapangan untuk menangani dan mencegah peredaran narkotika di tengah masyarakat.

Untuk kasus temuan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan, pihaknya lalu menyampaikan hasilnya kepada Kepala BNN RI dan pemangku daerah setempat, dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta.

“Kami memberitahu di sini ada razia dan kami temukan ini."

"Ada pengguna sekian, positif sekian, kemudian kami rehabilitasi dan sampaikan kepada pimpinan BNN RI dan pimpinan wilayah daerah yakni gubernur,” katanya.

“Apakah rekomendasi kami digunakan atau enggak, yah itu kewenangan dari Pemprov DKI,” katanya.

Jenis Ular di Pasar Kemirimuka Diyakini Sebagai Siluman Dipercaya Kadang Berubah Menjadi Kuntilanak

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved