Breaking News:

Pelantikan Presiden dan Wapres

TERUNGKAP Pemilik Mobil B 1 RI Halangi Pelantikan Jokowi Raja Pulau Buru, Tokoh Adat Minta Bebaskan

Para tokoh dan masyarakat adat Pulau Buru, Maluku, meminta dan mendesak pemerintah serta Polda Metro Jaya membebaskan Irwannur Latubual.

Wartakotalive/Budi Sam Law Malau
Irwannur Raja Pulau Buru pemilik mobil B 1 RI yang dianggap menghalangi pejabat negara di pelantikan presiden dan wapres ditahan di Mapolda Metro Jaya 

 LUTHFI ALFIANDI Sang Pembawa Bendera Merah Putih Jalani Sidang Perdana di PN Jakpus Hari Ini

Tim Kuasa Hukum Irwannur, Hasni SH mengatakan dipastikan bahwa kliennya bukanlah profesor gadungan seperti yang diduga polisi dan diberitakan media massa selama ini.

Menuruthya gelar Profesor, Doktor dan lainnya yang disandang Irwannur, ternyata benar didapat dari universitas di luar negeri dan dalam negeri secara legal dan benar.

"Kami dan penyidik sudah memastikan hal itu," kata Hasni kepada Warta Kota, Minggu (15/12/2019).

Karenanya tambah dia, UU Dikti Nomor 12 Tahun 2012 yang sebelumnya akan dipakai penyidik menjerat Irwannur karena menggunakan gelar akademik yang bukan haknya, tidak jadi diterapkan polisi.

Saat ini kata Hasni Irwannur hanya dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, oleh penyidik Polda Metro Jaya. 

"Begitu juga dengan pasal pemalsuan akta otentik tidak jadi diterapkan kepada Irwannur. Jeratan UU Dikti juga akhirnya dihilangkan dan beliau hanya dijerat UU Darurat karena kepemilikan dua buah parang yang ditemukan di dalam mobilnya," tambah Hasni. 

 DITUDING Curi Uang Rp 900 Juta, Vicky Prasetyo Minta Angel Lelga Jangan Bahas Kemana-mana

"Ini artinya yang bersangkutan bukanlah profesor gadungan seperti pemberitaan yang beredar selama ini, seperti dugan polisi sebelumnya, Gelar profesor dan doktor benar didapatnya dan produk dari universitas yang ada di luar negeri dan dalam negeri," kata Hasni kepada Warta Kota, Minggu (15/12/2019).

Selain itu dalam kasus ini Hasni menilai UU Darurat yang diterapkan penyidik ke Irwannur sangat tidak tepat. Sebab parang yang ditemukan itu, ada di dalam mobil dan tidak akan digunakan. Selain itu, parang itu adalah parang adat dari Pulau Buru, yang merupakan benda pusaka," kata Hasni. 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved