Artis

Bebas Bersyarat dari Panti Rehabilitasi, Jefri Nichol Menghargai Hidup dan Selektif Memilih Teman

Jefri Nichol kini lebih menghargai hidup hingga selektif memilih teman setelah terseret kasus narkotika.

Tribunnews.com/Nurul Hanna
Jefri Nichol di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019). 

Jefri Nichol kini lebih menghargai hidupnya setelah terseret kasus narkotika. 

Bintang muda yang laris bermain film tersebut juga lebih selektif dalam memilih teman dan pergaulan.

"Nggak cuma (menghargai) waktu doang, (menghargai) orang dan segala macam. Saya bersyukur," kata Jefri Nichol di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Jefri Nichol muncul saat press screening film Habibie & Ainun 3 yang digelar di Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).
Jefri Nichol muncul saat press screening film Habibie & Ainun 3 yang digelar di Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Selain menghargai hidup, Jefri Nichol tidak ingin sembarang memilih teman. "Harus (memilih teman)," kata pemain film Dear Nathan dan Habibie & Ainun 3 itu.

Orangtuanya kini juga lebih tegas mengawasi Jefri Nichol.

Jefri Nichol dinyatakan bebas bersyarat dari panti rehabilitasi terkait kasus narkotika, Sabtu (14/12/2019).

Bebas Bersyarat dari Panti Rehabilitasi, Jefri Nichol Dikawal Perawat Setiap Keluar Rumah

Jefri Nichol Muncul Saat Jumpa Pers Film Habibie & Ainun 3, Begini Penjelasan Produser MD Pictures

Selain masih menjalani pemeriksaan rutin di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur, Jefri Nichol juga harus mendapatkan pendampingan perawat rumah sakit tersebut.

Saat dijumpai di Kemang itu, Jefri Nichol juga dalam pengawasan perawat.

Jefri Nichol muncul saat press screening film Habibie & Ainun 3 yang digelar di Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).
Jefri Nichol muncul saat press screening film Habibie & Ainun 3 yang digelar di Plaza Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Kemana-mana dalam pengawasan khusus dan sama perawat, selalu didampingi," kata Jefri Nichol.

Ia ditangkap polisi pada 22 Juli 2019 karena kedapatan menggunakan dan menyimpan ganja seberat 6,1 gram. (Tribunnews/Nurul Hanna)

Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved