Pemerintahan Jokowi

OSO Diduga Tolak Masuk Wantimpres karena Wiranto, Jokowi Diminta Jangan Terlibat Konflik

PENOLAKAN Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) masuk dalam Wantimpres), diduga karena perseteruannya dengan Wiranto.

OSO Diduga Tolak Masuk Wantimpres karena Wiranto, Jokowi Diminta Jangan Terlibat Konflik
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang seusai menemui Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/7/2019). 

"Jadi kalau Pak Jokowi diminta dilibatkan (dalam konflik) sebaiknya menarik diri saja, enggak usah berurusan."

"Biarkan Wiranto dan OSO sendiri yang menyelesaikan itu," sarannya.

Satu dari Dua Bocah yang Tenggelam di Kali Bekasi Ditemukan Tak Bernyawa, Temannya Masih Dicari

Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) membenarkan dirinya ditawari Presiden Jokowi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Namun, Oso menolak secara halus tawaran itu, karena masih ingin mengurus partai.

Penolakan itu sudah disampaikan Oso kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno, untuk selanjutnya diteruskan ke Presiden Jokowi.

 Neta S Pane Bilang 90 Persen Kasus Novel Baswedan Sulit Terungkap, Katanya Ini Cuma Perkara Kecil

"Saya ditawari Presiden untuk menjadi Wantimpres."

"Nah, saya sangat berterima kasih sekali atas penghargaan yang diberikan Bapak Presiden kepada saya," ujar Oso di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/12/2019).

"Tapi dalam persyaratan itu saya tidak mau bohongi Bapak Presiden."

 IPW Sebut Irjen Listyo Jadi Kabareskrim karena Dekat Jokowi, Presiden Dinilai Tak Taat Prosedur

"Hati nurani saya masih punya tanggung jawab yang besar terhadap partai."

"Sedangkan untuk jadi seorang anggota Wantimpres saja harus tidak menjabat jabatan parpol, apalagi sebagai pimpinan Wantimpres," tegas Oso.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved