Berita Video

VIDEO: Bawaslu Gelar Ujian Panwascam Demi Pengawas Berintegritas dan Berkualitas Jelang Pilkada 2020

Bawaslu RI mengadakan proses seleksi calon Panitia Pengawas Kecamatan se-Indonesia yang berlangsung hingga 17-18 Desember 2019.

VIDEO: Bawaslu Gelar Ujian Panwascam Demi Pengawas Berintegritas dan Berkualitas Jelang Pilkada 2020
Warta Kota
Tes Panwascam Kota Depok 

Mulai Jumat (13/12/2019) ini, Bawaslu RI mengadakan proses seleksi calon Panitia Pengawas Kecamatan se-Indonesia yang berlangsung hingga 17-18 Desember 2019.

Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan, nantinya setelah proses seleksi selesai, mereka yang dinyatakan lolos akan langsung dilantik setelah 20 Desember 2019 dan akan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek).

"Diharapkan akhir Desember ini jajaran Panwascam sudah terbentuk," ujar Abhan saat meninjau ujian CAT Panwascam Bawaslu Kota Depok di SMA Muhammadiyah 2, Beji Timur, Depok, Jumat (13/12/2019).

Abhan mengatakan, proses seleksi dilakukan guna menemukan peserta yang berintegritas dan berkualitas, sebab, Panwascam merupakan sektor penting dalam penegakan aturan dan demi berjalan adilnya proses Pilkada.

"Karena mereka adalah leading sektor yang di bawah, yang mengawasi seluruh tahapan, sehingga tentunya kami mengharapkan mereka yang terpilih adalah yang terbaik dan punya integritas," paparnya.

VIDEO: Hadiri Film Habibie & Ainun 3, Jefri Nichol Sudah Bebas?

Abhan juga mengajak masyarakat turut aktif dalam menjalankan peran sebagai pemberi informasi terkait mereka-mereka yang menjadi Panwascam.

Jika mengetahui adanya Panwascam yang tak memiliki integritas, maka bisa langsung dilaporkan kepada Bawaslu di wilayahnya masing-masing.

"Syarat utama Panwascam itu kan independen, artinya bukan simpatisan ataupun anggota parpol manapun sehingga bisa terjamin independensinya," ujar Abhan.

Mengenai jumlah, Abhan mengatakan hal itu tergantung dari kebutuhan masing-masing dengan minimal enam orang disetiap Kecamatannya.

Mereka yang nantinya terpilih, akan mendapatkan gaji perbulan yang besarannya berbeda-beda disetiap daerah.

"Maksimal Rp 2,2 juta tapi rata-rata Rp 1,9 juta. Tergantung dari APBD masing-masing daerah," tutur Abhan.

Besaran gaji ini diakui Abhan sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan dari Kementerian Keuangan.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved