Breaking News:

Pilkada Depok 2020

Mapannya Warga Depok Jadi Kendala Bawaslu Depok Dalam Mencari Anggota Panwascam Pilkada 2020

Mapannya Warga Depok Jadi Kendala Bawaslu Depok Dalam Mencari Anggota Panwascam Pilkada 2020. Simak selengkapnya dalam berita ini.

dok. Perumnas
Kota Depok. 

MAPANNYA Warga Depok Jadi Kendala Bawaslu Depok Dalam Mencari Anggota Panwascam Pilkada 2020

Bawaslu Kota Depok cukup kerepotan dengan penjaringan Panitia Pengawas Kecamatan, sebab, kurangnya minat menjadi kendala dalam perekrutannya.

Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini mengatakan, faktor usia peserta Pamwascam menjadi salah satu syarat yang sedikit mengganjal pihaknya.

Pemain Persib Bandung Deden Natshir Rajin Menabung dan Buka usaha

"Karena usia itu kan harus minimal 25 tahun, sementara di Depok ini usia segitu sudah masuk mapan dan mempunyai pekerjaan di Jakarta," kata Luli saat mengecek kesiapan ujian Panwascam di SMA Muhammadiyah 2, Beji Timur, Depok, Jumat (13/12/2019).

Bahkan, Luli mengaku ihaknya sampai harus memerpanjang batas penjaringan di dua Kecamatan yakni Kecamatan Cinere dan Cipayung lantaran kuotanya belum terpenuhi.

Namun demikian, perpanjangan waktu itu dikatakan Luli memberikan hasil positif.

Sebab, pihaknya mampu memenuhi target kepesertaan dari 100 orang menjadi 108 orang.

Walaupun nyatanya, Bawaslu RI memaklumi jika kuota 60 orang saja sudah bisa memenuhi syarat dilaksanakannya pengawasan.

"Dari 108 ini yang lulus hanya 99 orang, dan angka ini sudah mencukupi," kata Luli.

Sementara itu, dari keseluruhan jumlah Panwascam di wilayah Bawaslu Jabar, tertinggi dipegang oleh Kabupaten Sukabumi dengan jumlah 500 peserta dari 47 Kecamatan.

Gunakan Jersey Bali United Usai Laga, Sinyal Ciro Alves Gabung Musim Depan

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved