Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Bantah Bangun Dinasti Politik, Jokowi: Ini Kompetisi, Bukan Penunjukan, Tolong Dibedakan

Jokowi membantah telah membuat dinasti politik, seiring anak dan menantunya ikut pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Joko Widodo mengajak seluruh keluarganya beraktivitas di lingkungan Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12/2018). 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) membantah telah membuat dinasti politik, seiring anak dan menantunya ikut pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

"Ini kompetisi, bukan penunjukan, beda. Tolong dibedakan," ujar Jokowi seusai meresmikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Kamis (12/12/2019).

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka maju dalam pemilihan wali kota Solo.

Anak dan Menantu Jokowi Ikut Pilkada 2020, Pengamat: Kekuasaan Itu Candu dan Sukar Dihindari

Sementara, menantunya, Bobby Nasution, mencoba peruntungan di Pilwalkot Medan.

Menurut Jokowi, semua masyarakat mempunyai hak pilih dan dipilih, termasuk anak dan menantunya yang ingin maju sebagai kepala daerah.

"Itu kan sebuah kompetisi. Kompetisi bisa menang bisa kalah, terserah rakyat yang memiliki hak pilih. Siapa pun punya hak pilih dan dipilih," papar Jokowi.

INI Pidato Politik Pertama Gibran Sebelum Daftar Jadi Calon Wali Kota Solo, Tekankan Kata Melompat

Jokowi menilai sikap Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wali kota Solo, sudah menjadi keputusan pribadi anak sulungnya.

"Kan sudah saya sampaikan bolak-balik, bahwa itu sudah menjadi keputusan," ucapnya.

Jokowi tidak terlalu banyak bicara terkait anaknya yang mengikuti jejak dirinya masuk dunia politik, dan meminta awak media bertanya langsung ke Gibran.

IPW Sebut Irjen Listyo Jadi Kabareskrim karena Dekat Jokowi, Presiden Dinilai Tak Taat Prosedur

"Tanyakan langsung ke anaknya," ucap Jokowi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved