Asuransi
AXA Luncurkan AXA Critical Elite Solution, Produk Asuransi Penyakit Kritis, Ini Manfaatnya
PT AXA Financial Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk melindungi pengguna dari penyakit kritis bernama AXA Critical Elite Solution.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Fred Mahatma TIS
Untuk mengobati kanker, pasien perlu penanganan khusus dan rutin yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit.
Bicara soal biaya pengobatan penyakit kritis seperti kanker bisa berkisar antara Rp 102-106 juta per bulan.
PERUSAHAAN asuransi PT AXA Financial Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk melindungi pengguna dari penyakit kritis bernama AXA Critical Elite Solution.
Pola hidup sehat memang sangat penting dilakukan bagi siapa saja agar terhindar dari berbagai penyakit, terutama penyakit kritis. Adapun jenis penyakit kritis yang cukup banyak diderita adalah kanker.
Menurut data Globocan, per 2018 secara global satu dari delapan pria dan satu dari enam wanita yang berusia di bawah 75 tahun terdiagnosa penyakit kanker.
• Asuransi Super Safe Protection, Perlindungan Kecelakaan Diri Pengendara, Penumpang, dan Pejalan Kaki
• Merger, Mandiri AXA General Insurance dan AXA General Insurance (AGI) Jadi Perusahaan Asuransi Umum
• Rayakan Ulang Tahun ke-23, BNI Life Hadirkan Kemudahan Berasuransi via Mobile Apps dan e-Commerce
Di Indonesia sendiri pada tahun 2018 ada 18,1 juta kasus kanker baru.
Untuk mengobati kanker, pasien perlu penanganan khusus dan rutin yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit.
Bicara soal biaya pengobatan penyakit kritis seperti kanker bisa berkisar antara Rp 102-106 juta per bulan.
Melihat kondisi tersebut, AXA Financial Indonesia meluncurkan proteksi penyakit kritis, yaitu AXA Critical Elite Solution.
AXA Critical Elite Solution merupakan produk asuransi penyakit kritis yang berdiri sendiri dan memberikan perlindungan komprehensif serta fleksibilitas kepada nasabah.
"Kita melihat adanya kebutuhan produk stand-alone asuransi penyakit kritis dengan feleksibilitas sesuai kebutuhan nasabah," kata Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav dalam konferensi pers peluncuran AXA Critical Elite Solution di The Maj, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).
"Serta, menjadi komitmen kami untuk menjadi mitra jangka panjang terhadap pembiayaan yang muncul akibat penyakit kritis," imbuhnya.
Tambahan manfaat
Sementara itu, Chief of Proposition AXA Financial Indonesia, Yudhistira Dharmawata, mengatakan produk asuransi AXA Critical Elite Solution tidak hanya memberikan manfaat perlindungan bagi 65 jenis penyakit kritis di stadium akhir.
Namun, ada juga tambahan yang akan diberikan setelah dua tahun masa pemulihan dari stadium akhir, dengan total manfaat mencapai 170 persen dari uang pertanggungan dan pengembalian premi yang telah dibayarkan.
“Serta manfaat prosedur angioplasty sebesar 20 persen, dari uang pertanggungan Rp 200 juta, dan perlindungan jika meninggal dunia,” ujarnya.
Yudhistira menuturkan, manfaat produk ini nantinya berupa santunan tunai. "Kami berikan santunan tunai kepada nasabah agar penggunaannya fleksibel karena beban finansialnya bukan hanya biaya pengobatan namun juga biaya lain," kata dia.
Perbedaan dengan produk sejenis
Lebih lanjut dijelaskan, perbedaan produk baru ini dengan produk sejenis yang ada di industri adalah dengan konsep 5-10-15 yaitu premi dibayar 5 tahun dan jika nasabah masih aktif di tahun ke 10 maka akan dibayarkan premi 100 persen, tetapi perlindungan tetap berlanjut hingga tahun ke-15 dan bisa diperpanjang hingga tahun ke-30 dengan pengurangan pengembalian premi.
“Pembayaran premi asuransi selama lima tahun, dan semua premi yang dibayarkan akan dikembalikan pada tahun ke-10 selama polis masih aktif,” sebut Yudhistira.
AXA Financial Indonesia berharap melalui produk ini manfaat yang ditawarkan dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis dan menjadi solusi finansial kepada pasien serta keluarga pasien.
"Menyadari tingginya beban keuangan yang timbul, atas perawatan dan pemulihan penyakit kritis, AXA Critical Elite Solution hadir sebagai solusi finansial yang diberikan dalam jumlah keseluruhan," ujar Yudhistira.
Penyakit jantung dan kanker
Bicara biaya perawatan, penyakit kritis bisa mencapai ratusan juta rupiah. Terutama untuk perawatan medis yang bekisar di antata Rp 102-106 juta per bulan.
"Memang, biayanya sangat mahal, tapi kan tergantung lagi penyakit kritis yang dialami pasien. Bahkan bisa sampai 200 juta rupiah," kata Praktisi Kesehatan dr. Rizal Alaydrus, dalam kesempatan yang sama.
Ia mengatakan, ada dua penyakit kritis yang sangat umum diderita oleh banyak orang di Indonesia, yang pertama adalah kardiovaskular (jantung), kedua adalah kanker.
Lalu apa penyebabnya?
"Penyebab kanker itu sebenarnya masih abu-abu, hingga sekarang itu baru 30 persen yang terbuka soal penyebab kanker. 70 persennya masih abu-abu," ujar dr. Rizal Alaydrus.
Namun dirinya tidak menampik bahwa adanya gaya hidup yang buruk tentu bisa menjadi salah satu faktor penyebabnya, baik penyakit jantung maupun kanker.
Misalnya saja kebiasaan merokok, makan makanan berlemak, minuman beralkohol, makanan cepat saji yang berlebihan, hingga makanan manis.
Ada juga faktor lain seperti kurang olahraga, kualitas tidur yang buruk, dan juga stres berkepanjangan.
“Saya menyarankan untuk setiap orang melakukan pemeriksaan dini soal potensi memiliki sakit kanker dan menjaga pola hidup sehat,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/peluncuran-produk-asuransi-penyakit-kritis-axa-critical-elite-solution.jpg)