Berita Internasional

200 Pengacara Serbu Rumah Sakit Jantung Pakistan, Pukuli Dokter Hingga 4 Pasien Meninggal Dunia

Tiga pasien jantung dan seorang wanita tua meninggal ketika 200 pengacara menyerbu rumah sakit jantung Pakistan.

200 Pengacara Serbu Rumah Sakit Jantung Pakistan, Pukuli Dokter Hingga 4 Pasien Meninggal Dunia
EPA via dailymail.co.uk
Polisi menembakkan peluru gas air mata saat bentrokan antara pengacara dan dokter di luar Punjab Institute of Cardiology (PIC), di Lahore 

Pihak berwenang mengatakan ketegangan telah terjadi antara pengacara kota dan petugas medis sejak bulan lalu.

Saart itu ketika seorang pengacara Lahore mengeluh bahwa dokter memperlakukannya dengan buruk ketika ia membawa kerabat yang sakit ke rumah sakit.

Tidak jelas apa dugaan penganiayaan yang terlibat.

Petugas polisi berlari melewati kendaraan yang terbakar setelah sekelompok pengacara menyerbu Punjab Institute of Cardiology (PIC) di Lahore
Petugas polisi berlari melewati kendaraan yang terbakar setelah sekelompok pengacara menyerbu Punjab Institute of Cardiology (PIC) di Lahore (Reuters)

Namun insiden hari itu diduga dipicu oleh klip video yang membuat beberapa dokter mengejek para pengacara.

Menteri informasi Punjab Fayyaz-ul-Hassan yang tiba datang ke rumah sakit untuk melakukan mediasi juga menjadi korban amukan pengacara yang marah.

"Ini adalah semacam kesewenang-wenangan yang tidak bisa ditoleransi oleh masyarakat beradab," kata menteri hukum provinsi Raja Basharat.

Bahkan dalam video terlihat ratusan polisi berusaha mengusir pengacara dengan gas air mata dan tameng. 

Cinta Terlarang Wanita dengan 4 Pria, Bertunangan Hingga Hamil Janji Membesarkan Anak Bersama

VIDEO VIRAL! Seorang Wanita Gendong Pria Berkaus Brimob yang Diduga Lumpuh, Begini Reaksi Warganet

Saluran televisi swasta menunjukkan rekaman langsung pertengkaran dari tempat di mana beberapa pengacara juga terlihat mengacungkan pistol.

Perdana Menteri Imran Khan, yang memerintahkan penyelidikan atas insiden itu, memerintahkan pemerintah provinsi Punjab untuk mengambil tindakan tegas terhadap semua yang terlibat dalam serangan itu.

"Beberapa pengacara telah diidentifikasi dari rekaman televisi dan pemerintah akan menangani semua yang terlibat dalam serangan itu dengan tangan besi," kata Basharat.

Simak videonya di sini: 

Penulis: Dian Anditya Mutiara
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved