Sejarah

Temukan Liontin Kuno Zaman Belanda, Warga Karang Mukti Bekasi Alami Kejadian Mistis Bahkan Kerasukan

Usai menemukan liontin kuno zaman Belanda di lokasi pembangunan tampungan air sedalam 3 meter, warga mengalami kejadian mistis hingga kerasukan.

Temukan Liontin Kuno Zaman Belanda, Warga Karang Mukti Bekasi Alami Kejadian Mistis Bahkan Kerasukan
Istimewa
Batu bata bertumpuk yang ditemukan warga saat penggalian embung air di kedalaman 3 meter di Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/12/2019). Di tumpukan batu bata tersebutlah ditemukan liontin yang diduga peninggalan sejarah zaman Belanda. 

Liontin kuno peninggalan zaman Belanda itu sempat disimpan warga yang menemukannya. Saat itulah istri warga tersebut mulai mengalami kesurupan atau kerasukan hampir setiap hari. Bahkan, sang istri sempat tak bisa bicara.

WARGA Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat digegerkan dengan penemuan liontin kuno zaman Belanda di lokasi pembangunan embung air atau tampungan air sedalam tiga meter.

Namun, sejak penemuan yang tidak terduga tersebut sejumlah warga Desa Karang Mukti mengalami banyak kejadian mistis, bahkan sampai terjadi kerasukan atau kesurupan.

Hal itu diakui oleh Kepala Desa Karang Mukti, Satim (42)  saat ditemui di kediamannya, Selasa (10/12/2019).

Geger, Warga Karang Mukti Kabupaten Bekasi Temukan Liontin Kuno Zaman Belanda

Mutiara dan Liontin Ratu Marie Antoinette yang Tewas Dipenggal Laku Rp 531 Miliar

"Sejak kejadian itu memang terjadi hal yang aneh dialami warga sini makanya saya juga khawatir dengan kondisi seperti ini," ucap Satim kepada Wartakotalive.com.

Penemuan itu berawal saat warga dan pekerja proyek sedang melakukan penggalian embung air sedalam 3 meter. Saat itulah ditemukanlah sebuah tumpukan bangunan batu bata dan sebuah liontin kuno.

Batu bata bertumpuk yang ditemukan warga saat penggalian embung air di kedalaman 3 meter di Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/12/2019). Di tumpukan batu bata tersebutlah ditemukan liontin yang diduga peninggalan sejarah zaman Belanda.
Batu bata bertumpuk yang ditemukan warga saat penggalian embung air di kedalaman 3 meter di Desa Karang Mukti, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Selasa (10/12/2019). Di tumpukan batu bata tersebutlah ditemukan liontin yang diduga peninggalan sejarah zaman Belanda. (Istimewa)

Kerasukan

Menurut Satim, penemuan ini menggemparkan warga karena memang tidak ada yang mengetahui soal batu bata bertumpuk itu sebelumnya, di lokasi penggalian kedalaman 3 meter.

Bahkan, saat dicoba dipindahkan oleh para pekerja dan warga, tidak berhasil. Akibatnya, tumpukan bangunan batu bata itupun dibiarkan berada di lokasi penampungan air tersebut.

"Jadi warga kampung yang mencangkul dan menemukan liontin kuno itu sempat menyimpannya di rumahnya selama seminggu," jelas Satim.

Setelah penyimpanan liontin kuno itu, lanjutnya, istri warga tersebut mulai mengalami kesurupan atau kerasukan. Kejadian itu kerap terjadi setiap hari. Bahkan, istri warga itu sempat tak bisa bicara.

Halaman
123
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved