Bung Hatta Award 2019 Ditiadakan karena Dianggap Tahun Duka Pemberantasan Korupsi, Ini Komentar KPK

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan (KPK) Saut Situmorang menegaskan, pemberian penghargaan kepada insan anti-korupsi harus tetap ada.

Bung Hatta Award 2019 Ditiadakan karena Dianggap Tahun Duka Pemberantasan Korupsi, Ini Komentar KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). 

WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan (KPK) Saut Situmorang menegaskan, pemberian penghargaan kepada insan anti-korupsi harus tetap ada.

Sebab, perhelatan Bung Hatta Award untuk tahun 2019 ditiadakan.

"Menurut saya, yang paling baik adalah jangan pernah berhenti gitu, jangan pernah capek," kata Saut Situmorang di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Rabu (11/12/2019).

Bonus untuk Atlet Peraih Medali di SEA Games 2019 Cair Besok

Salah satu juri Bung Hatta Award Bivitri Susanti beralasan, ditiadakannya acara itu karena tahun 2019 merupakan tahun duka untuk pemberantasan korupsi.

Sampai-sampai, katanya, tahun ini perlu ditangisi.

Saut Situmorang setuju dengan alasan Bivitri.

Bantah Tutup Area Lay Bay Stasiun Bekasi Tanpa Koordinasi, Ini Penjelasan PT KAI

Namun, ia menekankan Bung Hatta Award 2019 harus tetap ada.

Karena jika tidak, indeks angka korupsi malah makin naik.

"Dari sisi sosiologinya yes. Dari sisi filosofinya yes. Dari sisi yuridis formalnya juga yes. Tapi kegiatan ada dinamika itu biasa."

KLASEMEN Akhir SEA Games 2019, Indonesia Peringkat 4, Ada Satu Negara Tak Dapat Medali Emas

"Cuma saya khawatir malah dia turun ke bawah dan itu kita yang enggak mau," tutur Saut Situmorang.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved