Rumah Kontrakan Berpenghuni 21 KK Bakal Dibongkar Jika Tidak Bangun Septic Tank dan Jamban

“Saat ini sedang dilakukan penggalian, lokasinya tepat di depan kontrakan. Saya akan terus mengawasi dan memastikan selesai satu minggu

Rumah Kontrakan Berpenghuni 21 KK Bakal Dibongkar Jika Tidak Bangun Septic Tank dan Jamban
TribunJakarta/Ega Alfreda
Para aparat Dinas LH Kota Tangerang, Satpol PP, dan Kecamatan sedang meninjau saluran air yang menjadi tampungan kotoran manusia dan MCK yang dibuang begitu saja dari kontrakan yang dihuni 21 kepala keluarga di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (11/12/2019) 

Pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang adalah memberikan tenggat waktu satu minggu kepada pemilik kontrakan di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, untuk membangun septic tank dan jamban.

Jika perintah tersebut tidak diindahkan, maka bangunan kontrakan yang dihuni 21 kepala keluarga ini adalah bakal dibongkar.

Seruan Dinas LH Kota Tangerang ini adalah dilakukan menyusul keresahan warga sebab para penghuni kontrakan tersebut membuang kotorannya ke saluran air. Sehingga saluran air yang minim air itu dipenuhi kotoran manusia.

“Sudah lama praktik kayak gitu, bekas mandi cuci, buang air besar dan kecil yang ngontrak dibuangnya ke saluran air di belakang kontrakan,” keluh Nanda warga sekitar, Rabu (11/12/2019) seperti dilansir TribunJakarta.com.

Beberapa warga sudah melaporkan tindakan pemilik kontrak ke pihak RT dan RW setempat. Namun, protes warga menurut Nanda tidak diindahkan.

“Kita sudah ngadu beberapa kali ke RT dan RW tapi enggak ada respon sama sekali sampai sekarang. Bukan cuma saya tapi banyak warga yang sudah ngeluh,” ucap Nanda.

Dari informasi yang didapatkan, kontrakan tersebut dimiliki juragan bernama Winata dan sudah berdiri sekira 10 tahun lamanya.

“Ketua RT sama RW tuh kayak ada yang ditutup-tutupi. Soalnya cuek banget jadi bingung mau ngadu ke mana lagi,” kata Nanda.

Setelah menerima pengaduan warga, pada Rabu (11/12), pihak Dinas LH bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang meninjau rumah kontrakan tanpa jamban itu.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang, mengatakan, kontrakan tersebut adalah tidak dilengkapi oleh jamban dan septic tank.

Halaman
12
Penulis: Dedy
Editor: Dedy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved