Pemilik Toko Kue di Depok Bingung Ciri Khas Tokonya Jadi Viral Melarang Mengucapkan Happy Birthday

Depok beberapa hari ini di hebohkan dengan toko kue Global Cake & Bakery yang tidak menerima pemesanan kue dengan ucapan Happy Birthday.

Pemilik Toko Kue di Depok Bingung Ciri Khas Tokonya Jadi Viral Melarang Mengucapkan Happy Birthday
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Toko kue Global Cake & Bakery yang berlokasi di Jalan Kejayaan, Kecamatan Sukmajaya, Depok viral setelah melarang konsumennya menuliskan ucapan Happy Birthday. 

DEPOK, WARTAKOTALIVE.COM - Depok beberapa hari ini di hebohkan dengan toko kue Global Cake & Bakery yang tidak menerima pemesanan kue dengan ucapan Happy Birthday.

Nyatanya, hal itu hanyalah gimmick atau sebagai pembeda toko kue yang berlokasi di Jalan Kejayaan, Kecamatan Sukmajaya, Depok ini dengan toko kue lainnya.

Yakni, dengan mengharuskan pembeli menuliskan ucapan Happy Bornday.

Toko kue Global Cake & Bakery yang berlokasi di Jalan Kejayaan, Kecamatan Sukmajaya, Depok viral setelah melarang konsumennya menuliskan ucapan Happy Birthday.
Toko kue Global Cake & Bakery yang berlokasi di Jalan Kejayaan, Kecamatan Sukmajaya, Depok viral setelah melarang konsumennya menuliskan ucapan Happy Birthday. (Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia)

Jika di artikan ke Bahasa Indonesia, Birthday dan Bornday memiliki makna yang sama yakni hari kelahiran.

"Misalnya saja, selamat hari lahir, happy bornday, dan barakallah fii umrik, itu ciri khas kami," kata seorang pegawai yang engan disebutkan namanya saat ditemui wartawan di toko kue Global Cake & Bakery, Depok, Rabu (11/12/2019).

Nia yang merupakan pemilik toko kue tersebut bahkan mengaku bingung, kenapa ciri khas tokonya menjadi viral dan dipersoalkan oleh para warga net.

Sebab, selama ini dirinya mengaku hanya berjualan kue dan berusaha memiliki ciri khas tersendiri guna menarik minat dan pembeda toko kue miliknya dengan toko kue lain.

Maklum saja, di tanah air khususnya di wilayah Depok, bukan hanya Global Cake & Bakery saja yang menawarkan jasa pembuatan kue dan roti.

"Saya bingung di mananya ya (letak unsur SARA) ? Saya hanya jualan, itu saja," katanya kepada wartawan.

Nia juga menambahkan, ciri khas penulisannya itu tidak dipaksakan kepada pembeli.

Semua keputusan, kata Nia, dikembalikan kepada konsumen.

"Kalau mau membeli ya monggo, tidak juga tidak apa apa. Sama sekali tidak ada unsur SARA," paparnya.

Sementara itu, dari sisi agama, dalam hal ini Islam, Penasehat MUI Depok, Muslih mengatakan, MUI tidak memersalahkan tulisan Happy Birthday ataupun Happy Bornday.

"Tidak diharamkan. Di dalam Al Quran boleh mengucapkan selamat hari lahir. Hal itu tercantum pada Surat Maryam ayat 33," ujar Muslih saat dihubungi wartawan, Rabu (11/12/2019).

Viralnya peristiwa itu berawal dari keluhan salah satu pelanggan pada Sabtu (7/12/2019), yang diunggah pemilik akun Widiastri Chandra Dewi dalam sosial media, Facebook.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved