Berita Bogor

Longsor di Tenjolaya Rusak 3 Rumah Warga, 15 Jiwa Mengungsi ke Rumah Tetangga

Sebanyak tiga rumah di Kampung Cisalada RT 05/04, Desa Gunung Mulya Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jumat (6/12) malam rusak akibat tanah longso

Longsor di Tenjolaya Rusak 3 Rumah Warga, 15 Jiwa Mengungsi ke Rumah Tetangga
Wartakotalive.com/Adi Kurniawan
Rumah yang rusak akibat tanah longsor di Kampung Cisalada RT 05/04, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. 

CIBINONG, WARTAKOTALIVE.COM - Sebanyak tiga rumah di Kampung Cisalada RT 05/04, Desa Gunung Mulya Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jumat (6/12) malam rusak akibat tanah longsor.

Sehingga 15 jiwa yang mendiami rumah tersebut terpaksa harus mengungsi di rumah tetangga yang lebih aman dari longsor.

Menurut Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani, kejadian longsor itu akibat hujan deras di kawasan Bogor termasuk di lokasi kejadian.

Rumah yang rusak akibat tanah longsor di Kampung Cisalada RT 05/04, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor.
Rumah yang rusak akibat tanah longsor di Kampung Cisalada RT 05/04, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor. (Wartakotalive.com/Adi Kurniawan)

Sehingga menyebabkan air selokan meluap yang memgakibatkan 3 rumah terdampak rusak berat.

"Selokan tersebut normal, namun saat hujan ada bonggol/rumpun bambu yang jatuh dan menutupi selokan, sedangkan posisi rumah lebih rendah daripada selokan tersebut," katanya kepada Warta Kota, Selasa (10/12).

Namun, sekarang ini selokan kembali normal dibersihkan secara gotong royong bersama masyarakat..

"Lebar selokan sekitar 1 meter dengan kedalaman 0,5 meter," imbuhnya.

Adam mengaku pihaknya secepatnya bergerak menuju lokasi kejadian usai menerima laporan dari apatur setempat.

"Sebanyak 20 personel secepatnya bergerak usai terima laporan ada longsor di kampung tersebut.

"Setiba di lokasi personel langsung menyebar untuk mencari korban. Alhamdulillah kami tidak menemukan koran," ujarnya.

BPBD bergerak ke lokasi yang saat itu mati listrik, sehingga kampung itu gelap gulita.

Selain itu masih dalam keadaan hujan deras.

"Namun, kami harus tangguh mencapai lokasi. Mencari dan mengevakuasi kalau ada korban longsornya," imbuhnya. (akn)

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved