KRONOLOGI Maling Motor di Bekasi Tewas Dihakimi Warga, Sempat Kejar-kejaran Hingga 3 Kilometer

PENCURI sepeda motor Honda CBR bernomor polisi B 4686 FFO di Kabupaten Bekasi, tewas dihakimi warga.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Yaspen Martinus
Dokumen Humas Polres Metro Bekasi
Pencuri sepeda motor di sebuah warung samping SPBU Maraleng, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, tewas dihakimi warga. 

PENCURI sepeda motor Honda CBR bernomor polisi B 4686 FFO di Kabupaten Bekasi, tewas dihakimi warga.

Pelaku tewas dihakimi warga, setelah berupaya kabur dari kejaran massa yang hendak menangkapnya, Senin (9/12/2019).

Pelaku mencuri motor yang tengah terparkir di sebuah warung samping SPBU Maraleng, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Terjebak Macet, Maling Motor Jatuh Ditendang Korban Lalu Tewas Dihakimi Massa

Ahmad, pemilik motor menerangkan, ketika itu dirinya memarkirkan sepeda motornya di sebuah warung kopi, untuk beristirahat siang.

Dirinya terkaget lantaran motornya tiba-tiba dibawa pelaku, padahal saat itu ia sedang menikmati segelas kopi di warung pinggir jalan.

“Saya kan tadinya lagi di warung, lagi ngopi."

Nasib Ade Armando di Kasus Meme Joker Anies Ditentukan Gelar Perkara

"Saya memang parkir (sepeda motor) agak ke depanan."

"Dan begitu dengar suara sepeda motor hidup, ternyata motor saya yang dibawa,” kata Ahmad, Selasa (10/12/2019).

Tak mau kehilangan motornya, Ahmad langsung mengejar dengan meminjam motor pemilik warung.

DPRD DKI Sunat Jumlah Anggota Jadi 50 Orang, PDIP Menolak dan Minta Maksimal Cuma 17 Orang

"Kebetulan kan pemilik warungnya masih saudara, itu mamang (paman) saya. Jadi dipinjam motornya buat kejar maling itu," jelasnya.

Tak hanya dirinya, sejumlah warga lain juga turut membantu mengejar pelaku.

Aksi saling kejar-kejaran terjadi hingga 3 kilometer, sampai akhirnya laju pelaku terhenti karena terjebak macet dan terjatuh.

Setelah Kapolri Bertemu Jokowi, Polisi Janji Takkan Berbulan-bulan Ungkap Kasus Novel Baswedan

“Saya ngejar pake motor mamang saya, kejar-kejaran."

"Saya tendang sekali, awalnya tidak jatuh. Begitu di tempat ramai saat macet saya tendang lagi."

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved