Breaking News:

Liga 1 2019

Hanif Sjahbandi Merasa Malu Jika Arema Kalah dari Persebaya Di Derbi Jawa Timur

Derbi Jawa Timur antara Persebaya Surabaya vs Arema FC digelar di Stadion Batakan, Balikpapan,Kamis (12/12), Hanif Sjahbandi malu jika kalah.

Penulis: | Editor:
Istimewa
Pemain timnas Indonesia, Hanif Sjahbandi sewaktu menjalani latihan di sela-sela persiapan babak penyisihan Grup G Pra Piala Dunia 2022 zona Asia. 

Duel bertajuk derbi Jawa Timur (Jatim) antara Persebaya Surabaya kontra Arema FC, dipastikan akan berjalan seru.

Meski duel ini akan digelar di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (12/12), dan tanpa kehadiran penoton, duel ini tetap panas k

Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung vs Arema FC di lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (12/11/2019).
Frets Butuan melewati dua lawan dalam laga Persib Bandung vs Arema FC di lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Selasa (12/11/2019). (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

arena bertajuk laga derbi.

Setidaknya itulah yang diembuskan gelandang Arema FC, Hanif Sjahbandi. Ia menyebutkan, laga ini merupakan pertaruhan harga diri.

Tak seperti pertemuan biasanya, laga ini pasti diwarnai rivalitas dan persaingan kedua tim yang sama-sama berasal dari Jatim itu. Selama ini, kata dia, duel antara Persebaya kontra Arema memang selalu berjalan seru.

“Sama saja. derbi tetaplah derbi. Ada penonton atau tidak, lawan Persebaya tensinya bukan lagi 100 persen, tapi lebih,” kata Hanif.

Secara pribadi, Hanif akan merasa malu jika Arema sampai kalah dari Persebaya. Karenanya, pemain asli Bandung itu akan memberikan permainan terbaiknya di laga tersebut. Pemilik jersey bernomor punggung 19 itu bertekad ingin memenangkan pertandingan tersebut.

Apalagi, saat ini Arema sudah lima pertandingan berturut-turut tidak pernah mencicipi manisnya meraih kemenangan di Shopee Liga 1 2019.

“Ini pertaruhan harga diri. Mau ada penonton atau tidak ada penonton, kalau kita kalah ya malu juga,” pungkas pemain berusaia 22 tahun tersebut.

Seperti diketahui, derbi Jatim antara Persebaya kontra Arema gagal digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, karena tidak mendapat izin kepolisian. Padahal, sebelumnya Persebaya sempat mendapat izin menggelar laga kandang di Surabaya saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-31, meskipun tetap tanpa penonton.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved