Breaking News:

Relokasi PKL

Meski Dijaga Siang Malam, Pedagang Senen Tetap Menolak Relokasi

Pedagang baju bekas di trotoar Pasar Senen dipastikan tidak diperbolehkan lagi mengelar lapaknya mulai enin (9/12/2019) tapi mereka menolak direlokasi

Penulis: Joko Supriyanto | Editor:
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) baju bekas menjajakan dagangannya di Kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019). 

Pedagang baju bekas yang menempati trotoar Pasar Senen dipastikan tidak diperbolehkan lagi mengelar lapaknya mulai hari ini, Senin (9/12/2019). Bahkan Satpol PP pun akan melakukan penjagaan hingga malam hari.

Namun meski dijaga petugas Satpol PP hingga malam hari, para pedagang tetap menolak direlokasi itu meski ke Pasar Metro Atom, Pasar Baru Jakarta Pusat.

"Pokoknya kami menolak relokasi itu. Mau di Kenari atau di Pasar Metro Atom, kami tetap menolak," kata Budi (28) salah satu pedagang di Pasar Senen, Senin (9/12/2019).

Budi menilai pemindahannya ke Pasar Atom sama saja dengan membunuh pedagang secara berlahan, sebab ia menyakini omset yang didapat akan turun dibandingkan dirinya berjualan di trotoar.

Selain itu Pasar Senen sejak dahulu sudah terkenal dengan pedagang pakaian baju, sehingga hal ini tentu akan memperngaruhi penjualannya jika direlokasi.

"Kan kita sama sama tahu. Senen ya tempatnya pedagang baju. Kalo di pindah ya beda lagi ceritanya. Kita tetap menolak," kata Budi.

Sementara itu, Neti (60) salah satu pedagang menyatakan dirinya tak mau direlokasi, ia dan beberapa pedagang lainnya tetap bersikukuh untuk meminta tempat di sekitar Pasar Senen Jakarta Pusat.

"Kami anggota APJR tidak mau direlokasi ke Pasar Baru, atau Kenari. Kita mau di area Pasar Senen sebab kenapa di Senen inilah sumbernya, gimana kita hidup di sana, kami tidak mau dipindahkan," kata Neti.

Ia mengatakan jika dirinya selalu buka sore hari, dan tidak buka pada pagi maupun siang hari. Bahkan ia menyebut jika ia ingin dipindahkan di salah satu lahan kosong yang terletak di Blok III Pasar Senen.

"Saya maunya di sana. Itu ada lahan kosong di Blok III. Kita mau bayar pakai apa, kalo di sini kita tidak bayar sewa, ini lahan pemda, dan kota tidak ada ormas yang menguasai," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved