Liga Italia

Antoine Conte Janji Bakal Membuat Barcelona Menderita

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, bersuara lantang jelang menghadapi Barcelona di laga terakhir Grup F kualifikasi Liga Champions 2019-2020.

Antoine Conte Janji Bakal Membuat Barcelona Menderita
AFP/Kompas.com
Pelatih tim nasional Italia, Antonio Conte. 

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, bersuara lantang jelang menghadapi Barcelona di laga terakhir Grup F kualifikasi Liga Champions 2019-2020.

Dilansir dari calciomercato.co, pelatih berusia 50 tahun itu menyatakan siap menderita untuk mengalahkan Barcelona di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB.

Sebab itu, Conte tak akan terpengaruh dengan isu bahwa Barca akan menurunkan pemain lapis kedua. Ia akan menurunkan kekuatan penuh untuk mengalahkan Barca.

"Besok jelas penting, karena kami bermain untuk kualifikasi di Liga Champions dan itu jelas momen penting bagi kami. Ketika kami memutar ulang rekaman itu dan kembali ke undian, kami berbicara tentang grup yang sangat sulit dan fakta bahwa kami tiba di hari terakhir dengan kemungkinan lolos ke putaran berikutnya di kandang melawan Barcelona harus menjadi sumber kebanggaan. Ini akan menjadi penting bagi semua orang, bagi lingkungan dan bagi para pemain, yang akan melanjutkan pengalaman dalam trofi ini. Bagi saya, bahwa saya berada di Liga Champions keempat saya," kata Conte.

Conte menambahkan bahwa timnya telah berubah setelah menelankan kekalahan di pertemuan pertama dengan Barcelona. Kala itu, Barca menang 2-1 atas Inter di Camp Nou.

Perubahan yang terjadi adalah timnya dapat bermain dengan keberanian, kepribadian, dan keinginan besar untuk memenangi pertandingan.

"Kami mengharapkan banyak energi positif dari stadion kami, dari semua sektor. Kita semua harus mengejar tujuan bergengsi ini bersama-sama. Kami harus hidup hari demi hari dan sampai Natal dengan cara sebaik mungkin. Kemenangan secara matematis akan memberi kami hak untuk berkualifikasi, ini harus memberi kami rangsangan. Tapi, kami tidak boleh melihat melampaui," ujar mantan pelatih Chelsea itu.

Inter berada di peringkat kedua di klasemen Grup F Liga Champions dengan tujuh poin. Sedangkan Barca di peringkat pertama dengan 11 poin. Untuk membuat Inter berada di puncak klasemen, maka Inter harus membuat Barca menderita. Caranya dengan mencetak gol sebanyak mungkin agar unggul selisih gol.

Penulis: Dodi Hasanuddin
Editor: Dodi Hasanuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved