Berita Bekasi

Kartu Sehat Diberhentikan Januari 2020, DPRD Kota Bekasi: Dari Dulu Sudah Diingatkan Tidak Boleh

Program Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) akan diberhentikan sementara mulai 1 Januari 2020 mendatang.

Kartu Sehat Diberhentikan Januari 2020, DPRD Kota Bekasi: Dari Dulu Sudah Diingatkan Tidak Boleh
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Salah seorang pengguna Kartu Sehat Kota Bekasi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Muhammad Azzam

BEKASI, WARTAKOTALIVE.COM - Program Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) akan diberhentikan sementara mulai 1 Januari 2020 mendatang.

Informasi pemberhentian program layanan kesehatan andalan warga Kota Bekasi itu diumukkan melalui surat edaran yang ditandatangani Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Keputusan tersebut merupakan bagian tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020.

Salah seorang pengguna Kartu Sehat Kota Bekasi.
Salah seorang pengguna Kartu Sehat Kota Bekasi. (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Bekasi mengaku bingung atas kebijakan yang diambil Pemkot Bekasi.

Sebab, saat rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020, mereka bersikeras memasukkan anggaran untuk Kartu Sehat (KS)

"Engga tahu ya dengan cara pemerintah daerah membuat kebijakan, karena kalau lihat dalam pembahasan kan selalu Wali Kota selalu ngotot dengan KS," ujar Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro kepada Wartakota, Sabtu (7/12/2019).

Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman Juwono Putro. (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

Terakhir saat rapat paripurna untuk pengesahan RAPBD, pemerintah tetap mengusulkan anggaran KS.

Padahal, sudah diingatkan dan berikan masukan DPRD jika program Kartu Sehat bertentangan dengan aturan yang ada.

"Padahal hasil konsultasi ke lembaga lain Kemendagri, Kemenkumham dan Kemenkes bahkan KPK. KS itu bertentang dan tidak dibisa dilanjutkan," kata Choiruman.

Syuting Film Horor Herjunot Ali Sempat Hampir Kesurupan

Justru lanjut Choiruman, Pemkot tetap meminta anggaran KS dimasukkan dalam RAPBD 2020

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved