Breaking News:

PruRide 2019

Wukirsari dan Bangunjiwo, Sentra Wayang Kulit pada Rute Granfondo 120Km PRURide 2019 di Yogyakarta

Peserta Granfondo PRURide 2019 di Yogyakarta melintasi sejumlah wilayah kaya tradisi di Bantul, termasuk sentra pembuatan wayanng kulit.

Istimewa/Dony Adhika
Uji coba rute Granfondo 120km PRURide 2019 di Yogyakarta. 

Selain membuat wayang sesuai dengan pakem yang telah ada, para pengrajin di Gendeng saat ini juga memproduksi miniatur, dan suvenir berbentuk wayang seperti gantungan kunci.

Souvenir dan miniatur tersebut juga dengan kualitas yang baik dan terbuat dari kulit asli.

Untuk harga kerajinan yang dihasilkan para pengrajin di Gendeng tersebut sangat bervariasi.

Mulai dari Rp10 ribu untuk souvenir berukuran paling kecil, hingga wayang kulit berukuran besar (biasanya tokoh raksasa) yang harganya mencapai Rp2,5 juta.


Tribun Jogja/Hamim Thohari
Miniatur wayang

Masa Jaya

Dusun Gendeng pernah mengalami masa jaya, yakni sebelum reformasi, sekitar tahun 1997 ke belakang.

Namun sejak krisis moneter yang terjadi tahun 1998 jumlah pengrajin wayang di Gendeng ini berkurang drastis.

Pada masa jayanya pengrajin wayang kulit di Gendeng ini mencapai 125. Naiknya bahan baku membuat para pengrajin tidak mampu bertahan.

Lebih-lebih pesanan wayang pada saat krisis moneter juga menurun drastis.

Dusun ini bisa dijangkau melalui sentra pengrajin keramik dan gerabah Kasongan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved