Breaking News:

Penutupan Jalan

WARGA GUGAT Setukpa Polri Atas Tuduhan Tutup Akses Jalan Prana Sukabumi dengan Tembok

Dituding semena-mena menutup akses Jalan Prana, Cikole, Kota Sukabumi, Sekolah Pembentukan Perwira Kepolisian Republik Indonesia digugat warga.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Halaman restoran milik Benny Hoesin dan jalan akses warga di Jalan Prana, Cikole, Sukabumi yang dipagari tembok atau ditutup oleh Setukpa Polri, Jumat (6/12/2019). 

Menurut Andri, sejak zaman Kolonial Belanda hingga sebelum tahun 1997 saat tanah tersebut menjadi "hak pakai" yang diberikan kepada Setukpa, hubungan antara masyarakat setempat dengan pemegang "hak eigendom verponding" dalam kondisi yang harmonis.

"Itu sampai tahun 2018. Tapi, pada tahun 2019 ketika terjadi adanya penutupan dengan portal oleh Setukpa, rakyat menjadi dirugikan," kata Andri Yulis.

Andri Yulis menjelaskan, Jalan Prana tersebut tidak melulu berbatasan dengan Sertifikat Hak Pakai atas nama Setukpa Polri.

Tetapi, juga berbatasan langsung dengan tanah-tanah Hak Milik warga maupun perkampungan warga di kiri-kanan Jalan.

"Oleh karena itu, sudah seharusnya jalan tersebut tidak dapat diklaim sepihak oleh Setukpa Polri sebagai jalan khusus miliknya dan harus memperhatikan fungsi sosial atas tanah. Jadi, pihak Setukpa Polri tidak bisa semena-mena menutup akses Jalan Prana itu," kata Andri Yulis.

Karena, kata Andri Yulis, dalam hal permasalahan Jalan Prana ini warga sama sekali tidak mendapatkan solusi apa pun dari walikota/pemerintah daerah.

Maka dengan terpaksa warga mengajukan gugatan class action perihal pemortalan Jalan Prana ini ke Pengadilan Negeri Kota Sukabumi.

Selain itu, kata Andri Yulis, permasalahan ini juga telah menyangkut hajat hidup seluruh rakyat terutama yang terletak di seputaran Wilayah Prana.

Wilayah tersebut terdiri dari 2 kelurahan, yakni Kelurahan Cisarua dan Cikole yang berjumlah ribuan jiwa.

"Maka, agar tidak berlarut-larut serta dapat segera terselesaikan dengan baik demi kemaslahatan seluruh rakyat, maka kami mohon kelapangan hati dari seluruh pihak terkait agar dapat berbesar hati mengembalikan Jalan Prana pada fungsinya semula sebagai jalan umum demi kepentingan rakyat," papar Andri.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved