Breaking News:

Berita Depok

Satpol PP Depok Bantah Turunkan Spanduk Kritikan Terhadap Pemerintah Kota Depok

Satpol PP Kota Depok, Jawa Barat angkat bicara soal pencopotan spanduk Organisasi Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang berisi kritikan untuk pem

Warta Kota/Gopis Simatupang
Tumpukan spanduk yang ditertibkan Satpol PP Kota Depok karena melanggar. 

"(Jadi melanggar) betul. Kalau untuk konten yang punya kewenangan yaitu DPMPTSP. Kalau kami (Satpol PP) lebih kepada normatif perizinan yang belum terpenuhi," kata Lienda.

Pemkot Depok Copot Paksa Spanduk Kritikan Terhadap Kinerja Pemerintahan

Sebelumnya Wartakotalive melaporkan, Satpol PP Kota Depok menurunkan paksa iklan spanduk baliho besar yang berisikan kritikan oleh Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) terhadap Pemerintah Kota Depok.

Spanduk tersebut berisikan foto Ketua Garbi Kota Depok, Bayu Adi Permana yang sekaligus disematkan kalimat berupa "Kemiskinan, Kemacetan, Pelayanan, Upah Minimum, Kesehatan, dan Pendidikan," dibagian atasnya.

Sementara di bagian bawah beetuliskan "Bosan Yang Lama? Ganti Yang Baru".

Atas pencopotan paksa itu pun, Organisasi besutan Fahri Hamzah itu pun berencana menggugat Pemkot Depok secara perdata karena merasa dizolimi.

Hal tersebut dikarenakan baliho yang berada di Jalan Margonda Raya, Depok itu merupakan sebuah iklan resmi yang berbayar ke pihak agensi, selaku pemilik papan reklame tersebut.

"Jangan semena-mena (Pemkot Depok) gitu. Kami akan perkarakan masalah ini ke PN Depok," ujar Kuasa Hukum Garbi Slamet di Jalan Margonda, Kamis (5/12/2019).

Slamet yakin tidak ada yang salah dengan pemasangan baliho itu karena sudah mengikuti prosedur yang ada.

Bahkan, Slamet juga mengatakan pihaknya akan melaporkan kasus tersebut ke Ombudsman RI

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved