Breaking News:

Ujaran Kebencian

Penghina Maruf Amin Tak Pernah Bergaul, Nama di KTP-nya Cuma Shodiq, tanpa Habib

Semenjak diamankan pihak kepolisian, kontrakan Jafar Shodiq memang tak ditempati oleh istri maupun kerabatnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Rumah kontrakan Jafar Shodiq di Jalan Tipar Tengah, RT 01/10, Mekarsari, Cimanggis, Depok, tampak sepi dan tak berpenghuni, Kamis (5/12/2019). 

"Sekitar jam 12-an Pak Jafar-nya datang dan saya ajak ke rumah."

"Setelah itu dikasih tunjuk suratnya, sprin tugasnya dan dibawa ke mabes," ungkapnya.

 Kumpulkan Rp 40 Ribu Tiap Hari Demi Bisa Umrah, Buruh Cuci Ini Malah Jadi Korban First Travel

Setelah penangkapan itu, kata dia, salah satu pengacara Habib Jafar pun mendatangi ke rumahnya untuk mengambil surat penangkapan.

"Kebetulan rumahnya kosong, istrinya ke tempat orang tuanya."

"Jam 3 itu pengacaranya datang ke rumah ngambil surat penangkapan kalau enggak salah," jelasnya.

 Indra Sjafri Ungkap Peran Penting Dua Pemain Senior Ini di Timnas U-23, Apalagi Kalau Bisa Cetak Gol

Sementara, Karopenmas Humas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono menyatakan masih memeriksa kebenaran informasi tersebut.

"Cek dulu," ucapnya.

Habib Jafar diduga melanggar pasal 45A ayat 2 Jo 28 ayat 2 dan atau pasal 45 ayat 1 Jo pasal 27 ayat 3 UU 19 Tahun 2016 tentang ITE.

 Gugat Kejaksaan Agung Soal Kasus Novel Baswedan Saat Jadi Polisi, OC Kaligis: Dia Bunuh Orang Loh!

Sebelumnya, beredar video Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas yang isinya diduga menghina Wakil Presiden Maruf Amin dengan sebutan binatang.

Maruf Amin mengaku telah memaafkan dan tak ingin memproses ucapan tersebut ke pihak kepolisian.

"Kalau bagi saya memang harus memaafkan orang," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

 Kalahkan Malaysia 3-1 di Final, Bulutangkis Beregu Putra Tambah Medali Emas untuk Indonesia

Menurutnya, video itu telah ada sejak pemilihan presiden lalu.

Ia berharap, siapa pun untuk tidak mudah menebarkan kebencian yang berlebihan.

"Kan itu narasi permusuhan, narasi kebencian, berlebihanlah."

 Boling Ikut Menyumbang, Medali Emas Indonesia Bertambah Jadi 13 Keping

"Menurut saya itu tidak baik. Oleh karena itu supaya tidak diulangi lagi lah yang seperti itu," harapnya.

Ketua MUI nonaktif itu mengaku enggan mempidanakan Jafar Alattas meski telah menghinanya.

"Tidak (dipolisikan), mudah-mudahan tentu dia bisa menyadari saja dan mengubah cara bernarasi."

 ‎Buya Syafii Maarif Menolak Jika Ditawarkan Jadi Dewan Pengawas KPK, Ini Alasannya

"Jangan menyampaikan pesan yang tidak baik," tutur Maruf Amin.

Video berjudul 'Habib Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas' menyebut KH MA'RUF AMIN Ustdz babi' itu diunggah di YouTube pada 30 November 2019 lalu.

Habib Jafar Shodiq bin Sholeh Alattas dalam video itu menceritakan kisah Nabi Musa As versi Islam.

 BEGINI Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal, Kalah Tetap Bisa Melenggang

Berikut ini petikan isi video yang telah ditonton lebih dari 81 ribu kali itu.

Sebuah riwayat di mana di zaman Nabi Musa AS ada seseorang yang belajar dengan Nabi Musa AS ketika mendapatkan ilmu, ini orang menyebarkan ilmunya untuk duniawi.

Agama yang dia dapatkan dia jual untuk duniawi. Akhirnya Allah ubah dirinya menjadi seekor babi.

 ‎Megawati Pernah Marahi Menlu dan Panglima TNI karena Biarkan Prabowo Tak Punya Kewarganegaraan

Nabi Musa kaget, nabi musa kaget ketika seseorang memberi tahu kepada Nabi Musa, 'Ya Musa ini adalah muridmu'. Ini babi. Kata nabi Musa ini babi.

Akhirnya Nabi Musa meminta kepada Allah, 'Ya Allah jadikan kembali ini muridku dari babi berubah lagi jadi manusia'.

Apa kata Allah? 'Ya Musa andaikan engkau berdoa dengan doanya para nabi, tidak aku kabulkan ini babi berubah lagi menjadi manusia'.

 Megawati: Jokowi Kebangetan Ya, Saya Pensiunan Presiden Kelima Kok Diturunkan ke Unit Kerja?

Tapi Allah beri tahu pada dia, kepada Nabi Musa Allah beritahu, 'Kalau engkau ingin tahu ya Musa kenapa muridmu aku ubah menjadi seekor babi karena ini muridmu telah menjual agama untuk duniawinya'.

Maka kalau ada zaman ustad-ustad sekarang andai kata ada ustad-ustad bayaran, ada ustad2 target yang di zaman Nabi Muhammad SAW, hidup di zaman Nabi Musa AS sudah berubah menjadi seekor babi.

Berarti ustad-ustad bayaran apa? (jamaah: babi). Apa? (babi). Apa? (babi). Saya tanya Maruf Amin babi bukan? (babi). Babi bukan? (babi). (*)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved