Diminta Megawati, Jokowi Langsung Cari Pengganti Maruf Amin dan Mahfud MD Isi Kekosongan di BPIP

Jokowi merespons permintaan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Sukarnoputri soal anggota baru.

Diminta Megawati, Jokowi Langsung Cari Pengganti Maruf Amin dan Mahfud MD Isi Kekosongan di BPIP
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Presiden Joko Widodo melantik sembilan pejabat sebagai dewan pengarah Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6/2017). Mereka adalah Megawati Sukarnoputri (ketua), Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, KH Ma'ruf Amin, Mahfud MD, Prof Dr Syafii Maarif, KH Said Aqil Siradj, Prof Dr Andreas Anangguru Yewangoe, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, dan Sudhamek. 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) merespons permintaan Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Sukarnoputri soal anggota baru.

"Insyaallah segera diisi dengan tokoh yang sesuai dengan apa yang diperlukan," ucap Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/12/2019).

‎Fadjroel menuturkan, pengganti posisi yang ditinggalkan Dewan Pengarah Maruf Amin dan Mahfud MD di BPIP, masih berproses.

Penghina Maruf Amin Tak Pernah Bergaul, Nama di KTP-nya Cuma Shodiq, tanpa Habib

Nantinya, lanjut Fadjroel, Presiden Jokowi sendirilah yang akan menunjuk dua tokoh pengganti, karena itu merupakan hak prerogatif Presiden.

"Masih dalam proses, ini hak prerogatif Presiden. Memang kemarin setelah Bu Mega minta, langsung dipertimbangkan oleh presiden," ungkapnya.

Respons cepat ini diungkap Fadjroel, karena Presiden Jokowi menganggap BPIP merupakan ujung tombak pembinaan dan implementasi Pancasila di Indonesia.

Pria Pengidap Gangguan Jiwa Ini Bawa Uang Rp 7,6 Juta, Saat Diciduk Uangnya Berhamburan

Presiden Jokowi bahkan tidak segan menyebut lima tahun ke depan ‎selain pembangunan ekonomi, pembangunan ideologi juga menjadi prioritas.

Pemerintah tidak akan membuat panitia seleksi atau tim khusus untuk mencari pengganti Maruf Amin dan Mahfud MD di BPIP.

"Tidak ada (tim khusus) untuk menjaring."

Setelah Tinggalkan Malaysia, Indonesia Berpeluang Geser Vietnam dari Posisi Runner Up SEA Games 2019

"Itu semua hak prerogatif Presiden untuk menjaring siapa," jelas Fadjroel Rachman saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved