Selasa, 14 April 2026

STEI Wisuda 956 Lulusan, Sandiaga Uno Ajak Mengisi Pembangunan Bangsa

Selasa, 3 Desember 2019 menjadi hari yang penting dan bersejarah bagi 956 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI).

Editor: Andy Prayogo

Selasa, 3 Desember 2019 menjadi hari yang penting dan bersejarah bagi 956 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI). Karena hari tersebut, bagi hampir seribu mahasiswa dan mahasiswi akan di wisuda. Mereka yang hadir dengan membawa orangtuanya atau juga keluarga serta kerabatnya. Kehadirannya hingga memenuhi area tribun dan loby dekat prosesi wisuda yang dihelat di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Sebanyak 956 yang diwisuda terdiri dari berbagai program studi (Prodi) yang ada di STEI. Sejumlah Prodi yang dimiliki kampus yang terletak di kawasan Rawamangun ini menjadi salah satu kampus yang difavoritkan untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. STEI menekankan pendidikan dibidang seputar Akutansi.

Dihadapan para lulusan yang di Wisuda, Ketua STEI Ridwan Maronrong menyebutkan bahwa wisuda yang digelar untuk ke-47 kalinya tahun akademik 2018-2019. Dari 956 yang di wisuda, terbanyak dari program Strata Satu (S-1) Akutansi sebanyak 534 lulusan.

“Sebanyak 956 lulusan dari beberapa program studi dengan perincian S-2 Magister Akuntansi sebanyak 40 orang. S-2 Magister Managemen berjumlah 14 lulusan, S-1 Akuntansi sebanyak berjumlah 534 lulusan. S-1 Managemen sebanyak 311 lulusan, D-3 Akuntansi berjumlah 37 lulusan dan D-3 Managemen Perdagangan berjumlah 20 lulusan.” Jelas Ridwan Maronrong.

Ridwan Maronrong menambahkan, hingga saat ini STEI telah mewisuda 29.485 lulusan. Mereka yang telah diwisuda tersebar diberbagai instasi pemerintahan dan juga swasta. Salah satu diantaranya adalah ketua MPR RI Bambang Soesatyo.

Dalam prosesi wisuda STEI, Sandiaga Uno memberikan orasi ilmiahnya dihadapan para wisudawan. Calon Wakil Presiden dalam Pemilu 2019 itu mengajak lulusan yang diwisuda untuk mengisi pembangunan bangsa. Orasi ilmiah yang disampaikan Sandi mendapatkan sambutan dari Wisudawan.

“Melihat perwujudan dari harapan anak-anak muda yang ingin mengisi pembangunan dengan lebih proaktif dan produktif. Lebih dari diatas 50 persen dari mereka ingin membuka usaha sendiri. Mereka adalah merupakan generasi entrepreneurship yang akan membuka usaha secara mandiri.” Papar Sandi.

Sandi juga memaparkan agar generasi saatini jangan sebagai penonton dan mengajak para lulusan untuk menjadi generasi yang produktif. Dia juga menyakini 20 sampai 25 tahun kedepan generasi muda Indonesia akan menjadi pemain.(*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved