Breaking News:

Operasi Tangkap Tangan

Inilah Penjelasan Kasipenkum Soal 2 Jaksa Kejati DKI yang Ditangkap

Dua Jaksa Kejati DKI Jakarta diciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Kejaksaan Agung RI

Antara
Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Ibukota (Kejati DKI) Jakarta. (kejati-dki.go.id) 

Mereka diduga telah melakukan pemerasan terhadap mantan manajer PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero) M. Yusuf selaku pelapor mengaku telah menyerahkan uang sejumlah Rp 1 miliar.

Permintaan uang oleh FYP terkait dengan kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan PT.Dok dan perkapalan Koja Bahari (Persero) tahun 2012-2017 yang sedang ditangani Pidsus Kejati DKI. M. Yusuf adalah salah seorang saksi dalam kasus tersebut.

Setelah Cecep ditangkap, tim gabungan pun langsung bergerak cepat menangkap FYP dan YRM.

Saat ini ketiganya sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Laporan dari masyarakat

Adapun penangkapan itu dilakukan terkait adanya tindak pemerasan yang dilakukan oleh dua oknum jaksa terhadap mantan manajer PT Dok dan Perkapalan Koja Bahari (Persero) M. Yusuf.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Mukri mengatakan, penangkapan itu dilakukan dari keterangan laporan masyarakat yang masuk kepada instansinya.

"Ada laporan masuk. Dari laporan masyarakat, kemudian laporan itu kita telusur," katanya saat dihubungi Wartakotalive.com, Selasa (3/12/2019).

Pemprov DKI Gandeng Kejati Memburu Pengemplang Pajak

Mukri menuturkan, dua jaksa tersebut telah bekerja lama di Kejati DKI Jakarta sebagai jaksa.

"Ya setahunan adalah," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Rizki Amana
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved