Penodaan Agama

AKHIRNYA Bareskrim Terima Laporan FPI Terkait Ceramah Gus Muwafiq

Setelah sempat ditolak, laporan anggota DPP FPI, Amir Hasanudin, atas pendakwah Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq, akhirnya diterima Bareskrim Polri

AKHIRNYA Bareskrim Terima Laporan FPI Terkait Ceramah Gus Muwafiq
NU online
Gus Muwafiq jadi sotoran soal masa kecil Nabi Muhammad SAW 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM - Setelah sempat ditolak, laporan anggota DPP FPI, Amir Hasanudin, atas pendakwah Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq, akhirnya diterima Bareskrim Polri, Rabu (4/12/2019).

Laporan diterima setelah Amir melengkapi berkas berupa terjemahan pidato atau ceramah Muwafiq.

Laporan tercatat dalam nomor: LP/B/1017/XII/2019/Bareskrim tertanggal 4 Desember 2019.

Dalam laporan itu Gus Muwafiq dilaporkan atas dugaan tindak pidana penistaan agama sesuai UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 156 A KUHP.

Kuasa hukum Amir Hasanudin, Azis Yanuar mengatakan laporan kliennya secara resmi diterima Bareskrim, Rabu (4/12/2019).

"Alhamdulilah, laporan resmi diterima hari ini, sehubungan dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Muwafiq saat pidato di Desa Tempel, Purwodadi, pada November 2019 lalu," kata Azis kepada Warta Kota, Rabu (4/12/2019).

Saat itu katanya Muwafiq mengatakan berbagai hal yang menghina Rasulullah SAW dengan tanpa dasar dan tidak ilmiah.

Dengan laporan itu, Azis berharap kepolisian mengusut tuntas kasus ini.

"Kami harap pihak kepolisian aktif dan segera memproses laporan kami. Ini untuk mencegah gejolak di masyarakat dan berbagai hal penghinaan lain," kata Azis.

Menurutnya jangan sampai timbul anggapan bahwa kepolisian tidak tegas dalam menindak para penghina nabi dan agama Islam.

"Dengan ini kami himbau juga pihak lain dari unsur agama manapun, agar tidak gegabah dalam mengomentari terkait keyakinan agama apapun dengan hal tidak berdasar dan tidak ilmiah," katanya.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved