Amandemen UUD 1945

PKS Puji Jokowi yang Menolak Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode, Nasdem Bantah yang Usulkan

"Bravo untuk Pak Jokowi yang sudah bicara keras dan tegas, karena ini masalah yang sangat fundamental,"

PKS Puji Jokowi yang Menolak Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode, Nasdem Bantah yang Usulkan
Biro Pers/Setpres - Laily Rachev
Presiden Joko Widodo disambut Presiden Korea Selatan Moon Jae-in saat menghadiri ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit Plenary Season 1 yang dilaksanakan di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Korea Selatan, Selasa (26/11/2019). 

Artinya, tidak hanya sebatas pada dibangkitkannya garis besar haluan negara, namun juga penambahan masa jabatan kepala negara.

"Ada wacana, kenapa tidak kita buka wacana (masa jabatan presiden) satu periode lagi menjadi tiga periode? Apalagi dalam sistem negara yang demokratis kan masyarakat yang sangat menentukan," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019).

 Presiden Jokowi kemudian angkat bicara mengenai polemik ini.

POLWAN Sukses Nyamar Jadi Buruh Pabrik untuk Ringkus Buronan Kriminal Kelas Berat, Ini Kronologinya

Ia menegaskan, tidak setuju dengan usul masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode.

Ia merasa curiga pihak yang mengusulkan wacana itu justru ingin menjerumuskannya.

"Kalau ada yang usulkan itu, ada tiga (motif) menurut saya, ingin menampar muka saya, ingin cari muka, atau ingin menjerumuskan. Itu saja," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Jokowi menegaskan, sejak awal, ia sudah menyampaikan bahwa dirinya adalah produk pemilihan langsung berdasarkan UUD 1945 pasca-reformasi.

 Dengan demikian, saat ada wacana untuk mengamendemen UUD 1945, Jokowi sudah menekankan agar tak melebar dari persoalan haluan negara.

Dua Hari Tenggelam Terseret Arus Sungai Cisadane, Sekuriti di Sebuah PT Ditemukan Tewas Membengkak

"Sekarang kenyataannya begitu kan, (muncul usul) presiden dipilih MPR, presiden tiga periode. Jadi lebih baik enggak usah amendemen. Kita konsentrasi saja ke tekanan eksternal yang tidak mudah diselesaikan," kata dia.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya kemudian membantah jika partainya mengusulkan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved