Amandemen UUD 1945

PKS Puji Jokowi yang Menolak Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode, Nasdem Bantah yang Usulkan

"Bravo untuk Pak Jokowi yang sudah bicara keras dan tegas, karena ini masalah yang sangat fundamental,"

PKS Puji Jokowi yang Menolak Wacana Masa Jabatan Presiden Tiga Periode, Nasdem Bantah yang Usulkan
Biro Pers/Setpres - Laily Rachev
Presiden Joko Widodo disambut Presiden Korea Selatan Moon Jae-in saat menghadiri ASEAN-Republic of Korea (RoK) Summit Plenary Season 1 yang dilaksanakan di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), Korea Selatan, Selasa (26/11/2019). 

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang akhirnya berbicara lugas mengenai wacana pernambahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode.

"Bravo untuk Pak Jokowi yang sudah bicara keras dan tegas, karena ini masalah yang sangat fundamental," kata Mardani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).

 Menurut Mardani, apabila Presiden Jokowi tidak memiliki sikap tegas, maka isu tersebut akan terus berkembang menjadi liar. Bahkan, lama kelamaan bisa menjadi bencana demokrasi.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Mardani Ali Sera, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 43 RT 09 RW 08, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (17/4/2019).
Mardani Ali Sera  (Wartakotalive.com/Muhammad Azzam)

"Karena ini jadi liar. Awalnya GBHN, presiden dipilih MPR, tiga periode. Nah, saya apresiasi Pak Jokowi," kata dia.

Tanggapi Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode, Jokowi: Ingin Tampar Muka Saya!

Jokowi Bilang UUD 1945 Tak Usah Diamandemen Jika Presiden Menjabat Tiga Periode dan Dipilih MPR

Selain itu, Mardani juga menginginkan agar Presiden Jokowi dapat menindaklanjuti isu-isu tersebut dan bukan sekedar bersuara lugas.

Menurut dia, Jokowi harus mengecek konsolidasi yang dilakukan partai politik koalisinya untuk tidak menggulirkan isu-isu yang membuang energi masyarakat dan berbahaya bagi warisan Jokowi ke depan.

Sebelumnya, dalam rencana amendemen terbatas UUD 1945, terungkap berbagai pendapat dari masyarakat terkait perubahan masa jabatan presiden.

Ada yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun dalam satu periode. Ada pula yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi empat tahun dan bisa dipilih sebanyak tiga kali.

Usul lainnya, masa jabatan presiden menjadi lima tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak tiga kali.

Daya Tarik Indonesia Night Run, Gabungkan Olahraga Lari dengan Seni Pertunjukan

Fraksi Nasdem adalah parpol yang dengan tegas mendorong amendemen konstitusi secara menyeluruh.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved