Sengketa Lahan

Pertahankan Ruang Terbuka Hijau, Warga Komplek Pluit Putri Sesalkan Gembok Lahan Dibongkar

Warga Komplek Pluit Putri menyesalkan pembongkaran gembok lahan hijau di Jalan Taman Pluit Putri, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pertahankan Ruang Terbuka Hijau, Warga Komplek Pluit Putri Sesalkan Gembok Lahan Dibongkar
Warta Kota/Junianto Hamonangan
gembok di lahan yang akan dibangun sekolah Bina Tunas Bangsa (BTB) di Jalan Taman Pluit Putri, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara telah dilepas dan diganti. 

Warga Komplek Pluit Putri menyesalkan pembongkaran gembok lahan hijau di Jalan Taman Pluit Putri, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Warga bersikukuh mempertahankan ruang terbuka hijau di lahan yang akan dibangun sekolah Bina Tunas Bangsa (BTB) oleh PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP).

Ketua Forum Komplek Pluit RT 03, 05 dan 06, Rosa Aliandoe mengatakan, sebelumnya warga telah memasang gembok saat melakukan aksi demo di lokasi pada Senin (4/11/2019) silam.

"Pada saat majelis hakim datang untuk melihat lokasi, gembok sempat dibuka. Tapi setelah itu dipasang lagi biar nggak ada aktivitas," ucapnya, Senin (2/12/2019).

Namun belakangan gembok lahan dengan luas sekitar 2.000 meter persegi itu telah dibongkar. Menurutnya peristiwa itu terjadi sekitar hari Jumat (22/11/2019) lalu.

 Rizieq Shihab Minta Pendukungnya Menghukum Mati Penista Agama Secara Cerdas, Apa Maksudnya?

 TNI-Polri Kontak Tembak Hingga Dua Hari di Lanny Jaya Papua, Dua Anggota KKB Tewas

 Starting XI dan Link Live Streaming Atletico vs Barcelona, Mainkan Griezmann, Suarez dan Messi

 MAHASISWA ITB Meninggal Usai Ngebut Bikin Skripsi 7 Hari Non-Stop Tak Tidur Viral, Ini Kronologinya

"Sekarang gembok yang dipasang sudah nggak ada. Spanduk yang kita pasang di pagar saat aksi demo kemarin juga sudah nggak ada," tuturnya.

Rosa pun menyesalkan langkah tersebut karena dikhawatirkan akan melanjutkan pihak pengembang untuk melaksanakan proyek pembangunan sekolah BTB.

Puluhan warga unjuk rasa di depan kantor PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) di dalam Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11).
Puluhan warga unjuk rasa di depan kantor PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) di dalam Komplek Pluit Putri, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (4/11). (Warta Kota)

"Kami tentu saja kecewa karena itu sama saja tidak menghargai proses hukum. Warga juga deg-degan dan merasa terteror karena ketika kita bangun, takut ada kejutan apa lagi nih," ungkapnya.

 KRONOLOGI Meninggalnya Calon Taruna Poltekip Hukum dan HAM di Depok Setelah Menjalani Latihan

Apalagi kasus tersebut saat ini sedang bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dan kini sudah memasuki tahapan mendengarkan keterangan saksi-saksi. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved