Menkes Terawan Tuding Dokter Penyebab Tingginya Tunggakan BPJS, Ini Pembelaan IDI

"Kalau ada selisihnya, bukan hanya di rumah sakit, dari pembayar yaitu asuransi dan BPJS, tapi dari etika pasti akan kena sanksi

Menkes Terawan Tuding Dokter Penyebab Tingginya Tunggakan BPJS, Ini Pembelaan IDI
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo melakukan sidak pelayanan BPJS di RSUD Subang, Jumat (29/11/2019). 

"Begitu satu item obat tidak cocok dengan kasusnya, itu tidak akan dibayar dan tidak akan diizinkan.

"Kemo ini ketat sekali.

"Bahwa obat ini racun, kita tahu, tapi dengan tataran tertentu dia akan jadi obat," kata dia.

Bocoran Ballon dOr 2019, Messi Menang, Ronaldo Urutan Keempat, Banzema Urutan Buncit

Nazar menilai, sistem BPJS Kesehatan yang diterapkan pemerintah Indonesia sangat luar biasa.

Pasalnya, hampir semua jenis penyakit yang diderita masyarakat dapat ditanggung penanganannya oleh BPJS ini.

Kondisi ini berbeda dengan negara lain, di mana pemerintahnya hanya menanggung jenis penyakit tertentu.

Menurut dia, dengan terbukanya kesempatan untuk berobat yang lebih lebar, masyarakat pun akan semakin banyak untuk memanfaatkannya.

Konsekuensinya, biaya yang harus ditanggung pemerintah pun akan semakin besar.

TNI-Polri Kontak Tembak Hingga Dua Hari di Lanny Jaya Papua, Dua Anggota KKB Tewas

"Ada contoh begini, masyarakat kita terutama yang berada di dekat negara tetangga, berbobat di negara tetangga.

"Karena dengan era BPJS ini, tentu biaya kemonya mahal, dia pulang.

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved