Ujian Nasional

Mendikbud Nadiem Makarim Wacanakan Hapus UN, KPAI Nilai Moratorium UN Lebih Tepat

KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan Mendikbud Nadiem Makarim mewacanakan untuk menghapus kebijakan Ujian Nasional (UN).

Mendikbud Nadiem Makarim Wacanakan Hapus UN, KPAI Nilai Moratorium UN Lebih Tepat
Twitter@Kemdikbud_RI
Mendikbud Nadiem Makarim memimpin rapat pimpinan tingkat kementerian untuk pertama kalinya pada Kamis (24/10/2019). 

Ia mencontohkan dimana ada hasil UN di sekolah A nilai Bahasa Inggrisnya sangat rendah.

"Setelah diselidiki ternyata sekolah tersebut tidak memiliki laboratorium Bahasa, maka kemudian pemerintah membangunkan laboratorium Bahasa di sekolah tersebut," katanya.

Tiga tahun kemudian, kata Retno dilakukan evaluasi dan nilai Bahasa para siswa di sekolah tersebut meningkat. "Ini setelah dibangun laboratorium Bahasa di sekolah tersebut," katanya.

Polisi Kerahkan Tim Selidiki Ledakan di Monas

Kemudian kata Retno, Perintah UN sebagai parameter pemetaan kualitas pendidikan justru merupakan amanat dalam UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

"Pemetaan pendidikan itu penting dan memang diperlukan biaya. Kalau kita tidak tahu petanya, bagaimana kita melakukan  intervensi dan atau membuat kebijakan pendidikan," kata dia.

"Peta pendidikan masih kita perlukan untuk melihat level dari masing-masing daerah ini seperti apa dan bagaimana," tambahnya.

Sebab kata Retno, jikalau kondisi dan kualitas sekolah belum sama kualitasnya, bahkan dari sisi sarana prasarananya saja seperti langit dan bumi antara sekolah di Jawa dengan di luar Jawa, maka pemberlakukan kebijakan UN menjadi tidak adil.

BREAKING NEWS: Ledakan di Monas Jakarta Pusat, Dua Anggota TNI Jadi Korban

"Karena tidak sebanding tetapi distandarisasi sama. Ketika semua sekolah di Indonesia sudah sama kualitasnya, maka standarisasi pendidikan Nasional melalui kebijakan UN bisa dilaksanakan dan akan memenuhi rasa keadilan masyarakat," ujar Retno. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved