Jakberfest Sukses Sajikan Ragam Kolaborasi Budaya Sister City Jakarta Dan Berlin

Jakberfest merupakan festival seni, makanan, dan budaya kolaborasi Kota Jakarta dan Berlin, sebagai selebrasi kerjasama Sister City

Jakberfest Sukses Sajikan Ragam Kolaborasi Budaya Sister City Jakarta Dan Berlin
dok mra
Kemeriahan Jakberfest 

“Street art dan karya seni yang ada di jalan memang untuk dinikmati maupun dikomentari oleh masyarakat yang melewatinya. Saya suka melihat orang-orang berinteraksi terhadap karya seni saya termasuk adanya komentar
negatif dari mereka", tutur Snyder

Snyder merasa karya seni di terowongan ini dapat menjangkau orang banyak dan itu memberikan arti bagi dirinya, terutama ketika ia membuat grafitti tersebut, beberapa anak kecil duduk di belakangnya dan mulai
menggambar pada buku mereka.

"Saya senang jika dapat menginspirasi orang lain untuk memulai menggunakan pulpen, kuas, atau alat tulis lain untuk mengekspresikan dirinya.”, terang Snyder.

Kemeriahan Jakberfest turut diramaikan oleh ajang JakJazz yang merupakan pelopor acara festival jazz di
Indonesia. JakJazz menghadirkan musisi-musisi ternama seperti Barry Likumahuwa dan Aletta Stars untuk menghibur pengunjung.

Tidak hanya itu, JakJazz yang sempat vakum beberapa tahun, akan kembali diselenggarakan tahun depan. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan dari Andezzz dan 2 Lampu Neon.

“Untuk merealisasikan esensi persahabatan dua kota Jakarta dan Berlin, MRA Media
menggagas sebuah konsep festival jalanan yang menggabungkan kuliner, musik, budaya
dalam acara Jakberfest di terowongan Jalan Kendal.ah, yang dikembangkan menjadi ruang publik yang aman dan nyaman. Selain Sehingga masyarakat bisa menikmati fasilitas umum yang sudah dipercantik oleh pemerinti”, jelas Iwet Ramadhan, Head of Business Growth MRA Media.

Masyarakat yang hadir ke acara Jakberfest dapat berkunjung ke acara ini menggunakan moda transportasi
terintegrasi yang dapat terhubung langsung dengan lokasi acara yaitu di terowongan Jalan
Kendal. Sabtu kemarin,

Acara ini dibuka untuk umum dari pk.17.00 sampai dengan 22.00 WIB, para pengunjung sangat menikmati lantunan lagu dari musisi-musisi ternama, berfoto dengan karya seni Darbotz dan Snyder, dan juga makanan khas kedua kota tersebut.

Setelah festival ini usai, seni kontermporer Snyder dan Darbotz masih dapat dinikmati oleh kaum
urban sebagai fasilitas ruang publik.


Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved