Minggu, 12 April 2026

Bupati Tangerang Mendapat Penghargaan Khusus dari Bappenas

Bupati Tangerang Mendapat Penghargaan Khusus dari Bappenas. Simak selengkapnya di dalam berita ini.

WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Bupati Tangerang Raih Penghargaan Khusus dari Bappenas. 

BUPATI Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerima penghargaan khusus dari Menteri PPN/Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) dalam hal sanitasi di Kabupaten Tangerang.

Acara tersebut digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat. Senin, (2/12/2019) malam.

Zaki menerima penghargaan khusus di bidang sanitasi, karena dedikasinya dan komitmennya dalam membangun sanitasi di sekolah dari tahun 2013 hinggi kini 2019.

UPDATE, 3 Kali Ditembak dari Jarak 2 Meter, Warga Pondok Kopi Selamat dari Berondongan Maling Motor

Ini merupakan penghargaan khusus yang diberikan kepada Kabupaten Tangerang karena komitmennya dalam pembangunan sanitasi sekolah.

Selain dilakukan pemberian Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (APML) Award untuk champion pemerintah daerah dan komunitas.

Acara tersebut juga dirangkaikan dengan Festival KSAN 2019 yang bertepatan dengan acara KSAN (Konfrensi Sanitasi dan Air Minum Nasional 2019).

Zaki yang menerima langsung penghargaan tersebut mengatakan kebahagiaannya dan kebanggaannya bisa meraih penghargaan khusus dari Bappenas di bidang sanitasi.

Terungkap, Penyebab Ovy /rif Pernah Menyesal Saat Belajar di Bangku SMA

Menurutnya ini menujukan kerja keras Pemerintah Kabupaten Tangerang dan semua dalam membangun sanitasi serta membereskan sanitasi di Kabupaten Tangerang yang dinilai berhasil.

"Semoga dengan apa yang telah diraih ini bisa membuat semangat dan motivasi kita semua dalam hal membangun sanitasi di Kabupaten Tangerang," ujar Zaki, Selasa (3/12/2019).

Zaki juga berharap semoga dengan penghargaan ini para kepala sekolah dan pengurus pondok pesantren bisa menjadi bangga dan rasa memiliki terhadap sanitasi yang telah dibangun oleh pemerintah Kabupaten Tangerang. Serta juga dapat dirawat dan dijaga dengan baik.

"Jangan sampai sanisek atau sanitren yang telah dibangun oleh pemerintah malah tidak dijaga dengan baik," ucapnya.

Menteri PPN/Bappenas RI Suharso Monoarfa mengatakan Kementeriannya bekerja sama dengan Kelompok Kerja Perumahan, Permukiman, Air Minum dan Sanitasi (PPAS) Nasional dan mitra pembangunan di sektor sanitasi dan air minum, tahun ini kembali menyelenggarakan KSAN.

Pasca Granat Asap Meledak di Monas, Anies Baswedan Yakin Jakarta Aman: Secara Umum

"KSAN adalah ajang dua tahunan yang digagas sejak 2007 untuk mendorong komitmen dan kepedulian semua pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga donor, LSM, pihak swasta, lembaga pendidikan, komunitas, media, hingga masyarakat dalam mendukung pencapaian akses sanitasi dan air minum untuk semua yang sesuai dengan TPB/SDGs pada 2030," kata Suharso.

Sementar itu Wapres RI KH. Ma'ruf Amin yang membuka acara KSAN tersebut mengatakan, akses air minum aman melalui perpipaan di Indonesia harus ditingkatkan sehingga setidaknya dapat sejajar dengan negara-negara anggota G-20.

"Indonesia adalah anggota negara G-20, jadi kita harus berusaha keras agar akses terhadap air minum yang aman melalui perpipaan itu harus menjadi tujuan kita, agar paling tidak sejajar dengan negara tetangga kita," tutur Wapres Ma'ruf.

Menurut data Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), saat ini capaian akses air minum perpipaan di Indonesia baru mencapai angka 20,14 persen. 

Pasca Granat Asap Meledak di Monas, Anies Baswedan Yakin Jakarta Aman: Secara Umum

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved