Investasi

Saham Lapis Kedua Menarik untuk Investasi Jangka Pendek, Berikut Penjelasan Analis

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto, mengatakan, saham kecil dan menengah masih menarik, dan jadi pilihan yang bagus untuk trading jangka pendek.

Saham Lapis Kedua Menarik untuk Investasi Jangka Pendek, Berikut Penjelasan Analis
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Ia menyarankan saham kecil dan menengah untuk trading jangka pendek sebab masih dibayangi isu pelemahan ekonomi.

Selain itu, asing masih dalam kondisi net sell, jadi menurut William pada dasarnya IHSG belum benar-benar aman.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Saham kecil dan menengah yang tergabung dalam Pefindo25 mencatatkan kinerja yang apik dari awal tahun hingga Juli 2019.

Bahkan, kenaikannya dari awal tahun mencapai 4,99 persen lebih tinggi dibanding kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada waktu itu tercatat 3,55 persen.

Mekipun kinerjanya sempat menurun pada Oktober sebesar 1,21 persen, dan November sebesar 4,29 persen, per Senin (2/12) Pefindo25 kembali mencatatkan pertumbuhan 0,44 persen year to date (ytd), sementara IHSG masih terkoreksi 1,04 persen ytd.

Ponsel Murah China Merajalela, Bagaimana Nasib Vendor Ponsel Lokal Indonesia?

Melihat hal ini, Analis Panin Sekuritas, William Hartanto, mengatakan, saham kecil dan menengah masih menarik.

"Justru jadi pilihan yang bagus untuk trading jangka pendek," kata William kepada Kontan.co.id, Senin (2/12/2019).

Ia menyarankan saham kecil dan menengah untuk trading jangka pendek sebab masih dibayangi isu pelemahan ekonomi.

Selain itu, asing masih dalam kondisi net sell, jadi menurut William pada dasarnya IHSG belum benar-benar aman.

Mochtar Riady: Sekarang Zamannya AI dan Nano Technology

Jika ingin mengoleksi saham-saham kecil dan menengah, William menyarankan para investor untuk mencermati frekuensi perdagangannya.

Saat ini, beberapa saham yang disarankan seperti SCMA, ITIC, TOWR, APLN, dan LSIP.

Secara teknikal dan perdagangan, empat saham tersebut terlihat meningkat sehingga layak untuk diperdagangkan dalam jangka pendek.

Willim menargetkan harga saham SCMA Rp 1300, ITIC Rp 2200, APLN di harga Rp 200, TOWR di harga Rp 800, dan LSIP di harga Rp 1450.

Sekadar informasi, Pefindo25 merupakan indeks saham emiten yang nilai asetnya tidak melebihi Rp 10 triliun serta memiliki return on asset (ROA) dan return on investment (ROI) yang baik.

Siapa yang Memiliki Karyawan Terbanyak Antara Apple, Google, Amazon, dan Facebook?

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Analis: Saham lapis kedua menarik untuk investasi jangka pendek

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved