Kasus Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Disarankan Gugat Pemerintah Arab Saudi Jika Tak Dibolehkan Pulang, Atau Mengadu ke DPR

Rizieq Shihab mengaku masih dicekal oleh Pemerintah Arab Saudi dengan alasan keamanan, atas permintaan pihak Indonesia.

Rizieq Shihab Disarankan Gugat Pemerintah Arab Saudi Jika Tak Dibolehkan Pulang, Atau Mengadu ke DPR
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab saat di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017).  

"Saya kira para pengacara HRS dapat melakukan upaya hukum ini, dan paham betul hal ini dapat digugat ke pengadilan."

"Langkah hukum ini jauh lebih baik daripada saling menduga," katanya.

Tak Cari Sensasi, Humphrey Djemat Tegaskan Calon Menteri Dipalak Parpol Rp 500 Miliar Benar Adanya

"Selain diadukan ke pengadilan, para pengacara HRS juga dapat melakukan advokasi melalui DPR RI."

"Meminta Komisi I atau III memastikan apakah pengakuan HRS ini benar adanya."

"Sebab, jika hal itu dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, tentu saja itu sikap dan cara yang melanggar hak warga negara," beber Ray Rangkuti.

Sebelumnya Wartakotalive memberitakan, Rizieq Shihab menunjukkan dua dokumen yang ia klaim merupakan bukti pencekalan dirinya atas permintaan Pemerintah Indonesia.

 Akhirnya Peluk Erat Surya Paloh di Ultah Partai NasDem, Jokowi Akui Cemburu

Berikut ini pernyataan lengkap Rizieq Shihab soal pencekalan, sambil menujukkan dua dokumen tersebut:

Saya tunjukkan di sini, supaya Anda tahu, karena saat ini saya lihat di Indonesia ini masih ada oknum-oknum pejabat, yang bicara di televisi mewakili pemerintah.

Seenaknya mereka katakan bahwa saya ini bisa pulang kapan saja, tidak ada pencekalan, mereka bohong!

Saya tunjukkan pertama, ini adalah surat yang berisi tentang visa saya.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved