Breaking News:

Proyek Saluran Air Di Depan Rumah Terbengkalai, Warga Cakung Tak Bisa Parkir Mobilnya

Proyek Saluran Air Di Depan Rumah Terbengkalai, Warga Cakung Tak Bisa Parkir Mobilnya. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Proyek saluran air terbengkalai di permukiman warga di RT 04, 05 dan 015, RW 09, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Senin (2/12/2019) 

PEMUKIMAN warga di RT 04, 05 dan 015, RW 09, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, terimbas proyek saluran air yang dikerjakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.

Proyek saluran air yang membentang tepat di depan rumah mereka ditinggalkan begitu saja sejak satu bulan lalu. Hal itu menyebabkan banyak warga yang terpaksa memarkirkan mobilnya di luar pekarangan rumah.

Seorang warga bernama Ria (45) menjelaskan pihak RW setempat memang sempat memberitahukan masyarakat ihwal adanya proyek saluran air.

Tampil di Sea Games 2019, Timnas U-23 Indonesia Dinilai Masih Lemah di Sektor Pertahanan

"Ada pemberitahuan memang, ada rapat di RW juga," kata Ria di lokasi, Senin (2/12).

Dalam pertemuan tersebut, pihak pengembang menjelaskan bahwa mereka akan kembali memperbaiki jalan di depan pekarangan rumah mereka setelah pengerjaan proyek saluran air rampung.

"Perjanjiannya kata pengembang nanti setelah digali, dibagusin lagi untuk diperbaiki jalannya," jelasnya.

Sementara itu, warga lain bernama Ahmad (33) menyatakan bahwa kondisi tersebut menyebabkan banyak warga yang mengeluh lantaran urukan tanah membuat ruas jalan menjadi kotor dan berdebu.

"Keluhannya itu mungkin tanah yang digali ya dipindahin saja kalu bisa. Jangan ditinggal seperti ini. Mengganggu sekali. Karena kalau terbengkalai seperti ini kan menganggu juga," ujar Ahmad.

Serius di Bidang Tarik Suara, Intan Hardja Kursus Vokal

Ia pun menegaskan bahwa banyan mobil-mobil warga yang tak bisa parkir masuk ke dalam rumah lantaran galian proyek yang tak selesai dikerjakan membentuk seperti kubangan yang tak bisa dilewati kendaraan roda empat.

"Karena kalau yang punya mobil ini pada di luar semua jadinya. Tanahnya berantakan kalau hujan. Enggak bisa lewat kami. Enggak tahu kenapa berhenti begitu saja," katanya.

Pantauan Warta Kota, kubangan proyek saluran air membentang sekira 100 meter di sejumlah rumah warga. Beberapa dari mereka sengaja membuat jembatan kecil yang terbuat dari kayu agar bisa dilewati motornya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved