Pendidikan

Minat Masyarakat Indonesia Belajar Bahasa Mandarin Terus Meningkat

Peminat pelajaran bahasa Mandarin bahkan tak hanya dari kalangan orangtua, tetapi juga generasi muda.

Minat Masyarakat Indonesia Belajar Bahasa Mandarin Terus Meningkat
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pelatihan Dosen Bahasa Mandarin digelar di Universitas Bunda Mulia (UBM), Pademangan, Jakarta Utara, Senin (2/12/2019). 

Minas masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mempelajari bahasa Mandarin mengalami peningkatan belakangan ini.

Hal itu diungkapkan oleh dosen bahasa Mandarin Universitas Bunda Mulia (UBM) Ancol Juliana.

Peminat pelajaran bahasa Mandarin bahkan tak hanya dari kalangan orangtua, tetapi juga anak-anak muda.

Lagu Mandarin yang Diadaptasi Judika Menang Penghargaan Soundtrack Sinetron Paling Top SCTV Award

“Saya bilang lumayan bagus regenerasinya. Nggak kayak dulu orangtua semua, sekarang udah lumayan banyak anak muda yang belajar bahasa Mandarin,” tuturnya, Senin (2/12/2019).

Jumlah mahasiswa yang mengambil jurusan bahasa Mandarin di UBM Ancol sudah mencapai 200 orang dengan dukungan sekitar 10 orang dosen pengajar.

Untuk mendukung hal itu, kegiatan Pelatihan Dosen Bahasa Mandarin pun dilaksanakan di Universitas Bunda Mulia (UBM), Pademangan, Jakarta Utara, pada 2-6 Desember 2019.

Vakum tiga tahun, Radio Cakrawala Kembali Gelar Lomba Nyanyi Bahasa Mandarin

“Prinsipnya banyak dengar, banyak berbicara. Dengar dulu, terima dulu, nonton, dengar musik, baru dipraktikkan, terus banyak nulis,” ungkap Juliana.

Fransisca Juliani (22), seorang mahasiswa UBM jurusan Sastra Mandarin, mengatakan sejak awal sudah tertarik untuk mendalami bahasa Mandarin.

“Kalau senang dari awal memang udah suka bahasa Mandarin. Cuma sempat tertarik jurusan lain tapi akhirnya milih Sastra Mandarin. Menarik aja, seru,” ungkapnya.

Kartika Wang Kolaborasikan Indonesia dan Mandarin Lewat Album Jatuh Cinta

Meski demikian mahasiswa semester 3 tersebut mengaku cukup kesulitan menghafal seluruh karakter tulisan bahasa Mandarin yang jumlahnya sangat banyak.

“Lebih mudah dipelajari pengucapan buat saya karena penulisan kan harus hafal semua,” ujar warga Jelambar tersebut. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved