Dua Hari Tenggelam Terseret Arus Sungai Cisadane, Sekuriti di Sebuah PT Ditemukan Tewas Membengkak

Saat itu, kondisi arus Sungai Cisadane cukup deras akibat hujan yang mengguyur Tangerang dan korban diduga hanyut.

Dua Hari Tenggelam Terseret Arus Sungai Cisadane, Sekuriti di Sebuah PT Ditemukan Tewas Membengkak
Warta Kota/Andika Panduwinata
Seorang anggota sekuriti PT Garuda Benteng Satria Indonesia ditemukan tewas dalam posisi mengenaskan. Korban diketahui bernama Panji (35) mengambang di Sungai Cisadane, Jalan Kali Pasir Flydeck, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Senin (2/11/2019). 

Diduga karena hanyut terseret arus Sungai Cisadane, seorang anggota sekuriti tenggelam hingga jasadnya ditemukan sudah membengkak, Senin (2/12/2019) sekitar pukul 06.00.

“Awalnya saksi bernama Rohadi sedang mencari limbah dengan menggunakan perahu karet,” ujar Kabag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Abdul Rachim kepada Warta Kota, Senin (2/11/2019).

Kemudian Rohadi yang hendak mencari limbah sampah dengan menggunakan perahu melihat sesosok mayat. Oleh dia, jasad mayat tersebut dipinggirkan ke tepi Sungai Cisadane.

“Setelah itu warga berdatangan dan membantu mengevakuasi korban ke darat,” ucap Abdul.

Begitu mendapatkan informasi tersebut, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian di Jalan Kali Pasir Flydeck, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Saat dievakuasi, korban masih mengenakan seragam satpam lengkap dengan kartu identitasnya.

Diketahui korban bernama Panji (35), anggota sekuriti PT Garuda Benteng Satria Indonesia.

“Kami bawa korban ke RSUD Kabupaten Tangerang guna melakukan proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Abdul.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di tempat kejadian perkara. Di antaranya pakaian satpam dengan nama tertempel bertuliskan Panji, kartu ID PT Garuda Benteng Satria dan 1 unit telepon genggam merk Samsung.

Sementara menurut keterangan Gema Lingkungan Cisadane, Gerry menyebut, korban diketahui berenang di Sungai Cisadane, Serpong pada Sabtu (30/11/2019) sore.

Saat itu, kondisi arus Sungai Cisadane cukup deras akibat hujan yang mengguyur Tangerang dan korban diduga hanyut.

“Setelah sampai di tengah kali korban minta tolong dan tidak lama langsung tenggelam,” tulisnya seperti dilansir TribunJakarta.com.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved