Breaking News:

Prasarana

Ada Rumah Pohon dan Permainan Betawi Jadul di Taman Flyover Tomang

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Barat Firdaus Rasyid mengatakan, selain dilengkapi fasilitas taman seperti rumah pohon, juga permainan khas Betawi

Istimewa
Anak-anak bermain di rumah pohon di taman samping Flyover Jalan Tomang Raya, Senin (2/12/2019). 

Lahan kosong di dekat flyover Jalan Tomang Raya arah utara dirombak menjadi area hijau dan taman bermain.

Taman yang memiliki luas sekitar 18.000 meter persegi tersebut dilengkapi beragam fasilitas seperti rumah pohon, ayunan, ayunan jaring, jembatan, kolam ikan, serta sarang burung yang bagus untuk dijadikan spot berfoto.

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Barat Firdaus Rasyid mengatakan, selain dilengkapi fasilitas taman seperti rumah pohon, taman itu juga dilengkapi alat permainan khas Betawi.

Pembuat Bende Millenium di Taman Impian Jaya Ancol Diberi Lifetime Achievement Award ROAR GAMA 4.0

"Taman ini dilengkapi permainan Betawi tempo dulu seperti taplak, gerobak sodor, congklak, pletokan, engrang dan catur," kata Firdaus, lewat sambungan telepon, Senin (2/12/2019).

Kata Firdaus, pengadaan permainan khas Betawi itu karena permainan ini sudah mulai dilupakan oleh generasi milenial.

Padahal menurutnya permainan ini membutuhkan kerja sama serta menjalin kekompakan dan solidaritas, sehingga menghasilkan kreativitas.

Penataan Kolong Tol di Jalan Yos Sudarso Usung Konsep Taman Komunal, Ini Alasannya

"Kami juga berharap, ini juga untuk mencegah anak-anak selalu bermain gawai," terangnya.

Ia menambahkan, pembangunan taman ini sudah mulai dikerjakan akhir Oktober lalu, dan melibatkan petugas penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) sebanyak 28 orang.

Saat ini warga juga tidak sabar untuk memanfaatkan taman tersebut, padahal pembangunan belum selesai 100 persen.

Anies: Hotel Bintang Lima di Taman Ismail Marzuki untuk Tamu Internasional

"Kami juga membuat 11 sumur resapan. Targetnya 6 Desember rampung," tandasnya.

Firdaus menambahkan, pembuatan taman ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Bahan-bahan yang dipakai untuk fasilitas taman di dapat dari pohon yang sudah tua.

Komisi B DPRD DKI Tinjau Revitalisasi Taman Ismail Marzuki

Selain itu tanaman di taman tersebut memanfaatkan hasil penopingan serta kebon bibit dan stek dari tanaman lain. (m24)

Penulis: Desy Selviany
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved