Warga Tanah Galian Makasar Jakarta Timur Terima Pembayaran UGK Proyek Kereta Cepat

Warga Tanah Galian Terima Pembayaran UGK Proyek Kereta Cepat,Vinsensius Senang Nilainya Sesuai Harapan

Warga Tanah Galian Makasar Jakarta Timur Terima Pembayaran UGK Proyek Kereta Cepat
Warta Kota/Feryanto Hadi
Suasana proses pembayaran uang ganti kerugian (UGK) proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung bagi warga Tanah Galian, Makasar, Jakarta Timur, akhir pekan kemarin di Kantor BNI KCP Matraman, Jakarta Timur. 

Vinsensius Rani, penerima uang ganti kerugian (UGK) proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, semringah. Vinsensius mengaku, nilai yang diterimanya sesuai dengan yang diharapkan.

Vinsensiun bersyukur dan senang lantara pembayaran UGK sudah diterimanya. “Sesuai dengan keinginan saya,” kata Vinsensius seusai proses pembayaran UGK di BNI KCP Matraman, Jakarta Timur, akhir pekan kemarin.

Bercerita Tentang Makna Jatuh Bangunnya Kehidupan, The GRGTZ Merilis Mini Album Perdana Gig-Ant-Izme

Kalah dari Vietnam, Ini Skenario Indonesia Untuk Lolos Semifinal Sea Games 2019

Ribuan Generasi Milenial Mulai Lirik Bisnis MLM

Vinsensius menjelaskan, awalnya sempat menolak UGK lantaran ada kesalahpahaman komunikasi. Namun setelah mendapat penjelasan, warga bisa menerima dan memahaminya. “Mungkin, dulu awalnya kita kurang komunikasi aja,” ujar Vinsensius.

Warga lainnya, yang juga menerima pembayaran UGR, Timotius Samosir menambahkan, proses pembayaran UGR sangat terbuka. Sehingga membuat warga bisa menerima proses pembayaran UGR. Menurut Simosir, apa yang dilakukan oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dan BPN sangat luar biasa. Saya sangat senang,” ungkap Simosir.

Warga berharap proses pembayaran UGR untuk warga Tanah Galian, Halim, Makasar, Jakarta Timur, yang bangunannya terdampak proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, bisa rampung sesuai target.

Sesuai rencana

Direktur Utama PT Wijaya Karya, Tumiyana, mengklaim proses pembebasan lahan untuk proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung hampir rampung. Atas dasar itu, Tumiyana optimistis proyek ini bisa rampung di 2021. “Pembebasan lahan (proyek KA Cepat Jakarta-Bandung) sudah 99,4 persen,” ujar Tumiyana.

Cuaca Senin 2 Desember 2019, Peringatan Dini BMKG Soal Potensi Hujan Deras, Petir, dan Angin Kencang

Persalinan Anak Paula Verhoeven Diperkirakan Akhir Desember 2019, Ini yang Dilakukan Baim Wong

ARRC 2019 AP250: Tikungan Terakhir Sirkuit Buriram Kubur Mimpi Irfan Ardiansyah

Tumiyana menambahkan, progres pembangunan proyek tersebut saat ini sudah sesuai rencana yang dicanangkan. “Kereta cepat sekarang progres-nya sudah 38 persen, saat ini sudah berjalan normal sesuai dengan progres bahwa kita akan menuju selesai pada tahun 2021 sesuai jadwal untuk operasionalnya,” kata Tumiyana.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung diharapkan akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung, menjadi hanya 46 menit. Nantinya, terdapat empat stasiun yang menyokong jalur kereta cepat ini yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan Stasiun Tegalluar dengan struktur 13 terowongan. 

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Agus Himawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved