Bisnis MLM

Ribuan Generasi Milenial Mulai Lirik Bisnis MLM

Sebanyak kurang lebih 4 ribu generasi milenial mengikuti acara pemberian motivasi dari Founder PT Melia Sehat Sejahtera (MSS), Sukur Nababan di Ancol

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Andy Pribadi
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Ribuan generasi milenial mengikuti acara pemberian motivasi dari Founder PT Melia Sehat Sejahtera (MSS), Sukur Nababan di Ancol Beach City Mall, Jakarta Utara, Minggu (1/12). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

PADEMANGAN, WARTAKOTALIVE.COM - Sebanyak kurang lebih 4 ribu generasi milenial mengikuti acara pemberian motivasi dari Founder PT Melia Sehat Sejahtera (MSS), Sukur Nababan di Ancol Beach City Mall Jakarta Utara, Minggu (1/12).

Anggota DPR RI itu mengatakan dari total sebanyak 4 ribu peserta yang hadir di Ancol Beach City Mall, hampir 90 persen di antaranya merupakan generasi milenial dari berbagai daerah.

"Kita ingin memperkenalkan komunitas ini kepada generasi milenial dengan mengedepankan semangat kebersamaan, perjuangan dan gotong royong," ucapnya.

Pria yang juga merupakan Top Leader skema bisnis MLM (Multi Level Marketing) di Indonesia tersebut mengatakan saat ini pihaknya sudah mulai melirik generasi milenial untuk menjadi anggota.

"Anak-anak milenial saat ini tidak hanya menghabiskan untuk waktu yang tidak jelas tapi mau berjuang untuk tujuannya dengan skema yang terukur," ujar Sukur Nababan.

Terkait target pada tahun 2020, Sukur Nababan ingin membangun karakter milenial Indonesia agar bisa lebih mandiri secara ekonomi dengan tetap menjunjung tinggi Pancasila dan NKRI.

"Saya bisa bisa menjadi anggota DPR tiga periode karena Melia. Melia mendidik saya menjadi pribadi yang berintegritas dan jujur.

"Tidak perlu minta-minta bantuan ke pemerintah, atau menjadi berduyun-duyun menjadi ASN," ungkapnya.

Seorang peserta, Bian mengaku dirinya tertarik datang ke acara tersebut untuk mengubah hidupnya.

Apalagi sistem pembagian hasil dilakukan cepat dan tanpa menunda.

"Saya datang ke sini karena ingin berubah hidup.

Daripada main medsos dan bully orang lebih baik saya cari prospek," tegas pria yang masih duduk di bangku SMA itu. (jhs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved