Ujian Nasional Dihapus

Nadiem Pastikan Bukan Hanya Menghapus UN, Namun Memperbaikinya, Mungkin Setelah Tahun 2020

Jadi bukan semuanya ini wacana menghapus saja, tapi juga wacana memperbaiki esensi dari UN itu sebenarnya apa.

Nadiem Pastikan Bukan Hanya Menghapus UN, Namun Memperbaikinya, Mungkin Setelah Tahun 2020
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ilustrasi siswa SMKN 1 Tangsel di Serpong, Tangerang Selatan Sempat Terkendala Jaringan, Ujian Nasional Mundur 30 menit pada Senin (25/3/2019). 

Sejarah ujian nasional kembali berubah pada 1980. Pada periode ini ujian nasional disebut dengan Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (Ebtanas) dan Evaluasi Belajar Tahap Akhir (EBTA).

Kelulusan siswa ditentukan oleh kombinasi nilai Ebtanas yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat dan EBTA yang dikoordinasi oleh pemerintah daerah serta ditambah nilai ujian harian yang tertera di buku rapor.

Pada periode ini dikenal dengan Daftar Nilai Ebtanas Murni (Danem) yaitu hasil nilai Ebtanas apa adanya. Namun kelulusan berdasarkan nilai rata-rata seluruh mata pelajaran yang diujikan meskipun ada siswa yang mendapat nilai di bawah tiga pada mata pelajaran tertentu.

Tottenham di Bawah Asuhan Jose Mourinho Menang Lagi, Posisi Merangsek ke Lima Besar Klasemen

Sejarah ujian nasional dengan pola EBTA/Ebtanas berakhir pada 2001. Namun, pola ini ini berlaku cukup lama yaitu sekitar 21 tahun.

Pola EBTA/Ebtanas mulai diganti dengan Ujian Akhir Nasional (UAN) menggantikan Ebtanas. Standar kelulusan UAN setiap tahun berbeda-beda. Pada UAN 2002 kelulusan ditentukan oleh nilai mata pelajaran secara individual.

Terakhir pada UAN 2004, kelulusan siswa didapat berdasarkan nilai minimal pada setiap mata pelajaran 4,01 dan tidak ada nilai rata-rata minimal. Pada mulanya UAN 2004 ini tidak ada ujian ulang bagi yang tidak/belum lulus.

Namun, setelah mendapat masukan dari berbagai lapisan masyarakat, akhirnya diadakan ujian ulang.

Sejak 2005, ujian nasional dikenal dengan nama UN. Standar kelulusan UN setiap tahun juga berbeda.

Kiper Alisson Becker Kena Kartu Merah, Liverpool Tetap Menang dan Kian Kokoh di Puncak Klasemen

Dalam UN 2005 minimal nilai untuk setiap mata pelajaran adalah 4,25. UN 2005 para siswa yang belum lulus pada tahap I boleh mengikuti UN tahap II hanya untuk mata pelajaran yang belum lulus.

Setelah itu, nilai standar kelulusan terus dinaikkan misalnya pada UN 2011 dan 2012. Nilai kelulusan siswa adalah 5,5. Setelah 2012, UN beberapa kali mengalami perubahan konsep.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved