Berita Internasional

KIM JONG UN Tersenyum Luncurkan Rudal Balistik ke Amerika Serikat, Sengaja?

Diduga kuat, apabila Kim Jong Un sengaja luncurkan rudal balistik ke Amerika Serikat, guna menganggu perayaan thanksgiving tersebut.

KIM JONG UN Tersenyum Luncurkan Rudal Balistik ke Amerika Serikat, Sengaja?
KCNA via Sosok.ID
Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un 

Bertepatan pada perayaan thanksgiving Amerika Serikat, Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un meluncurkan rudal balistik.

Diduga kuat, apabila Kim Jong Un sengaja luncurkan rudal balistik ke Amerika Serikat, guna menganggu perayaan thanksgiving tersebut.

Kejadian peluncuran rudal balistik Korea Utara ke Amerika Serikat tersebut, membuat Kim Jong Un tersenyum.

Berikut, kronologi Kim Jong Un tersenyum luncurkan rudal balistik ke Amerika Serikat, yang bertepatan perayaan thanksgiving.

SKANDAL Video Asusila Tersebar, Mantan Kekasih Kim Jong Un Dieksekusi Mati Pakai Senapan Mesin

KIM JONG UN Beli Pakaian Dalam Wanita Habiskan Rp 51 Miliar dan Dipakai oleh Wanita Perawan Terpilih

Pemerintah Korea Utara Pelihara 2.000 Wanita Perawan Dijadikan Budak Nafsu Pejabat

Korea Utara diduga sengaja ganggu perayaan Thanksgiving yang dirayakan sebagian besar rakyat Amerika Serikat.

Isu tersebut mucul seiring dengan keluarnya pengumuman Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengenai peluncuran rudal balistik tersebut.

Diketahui uji coba rudal balistik terbaru dari militer Korea Utara tersebut diadakan tepat pada pukul 03.00 dini hari waktu Washington.

Dilansir dari kantor berita AFP, Uji coba terbaru pada Kamis (28/11/2019) merupakan serangkaian tes yang dilakukan Korea Utara.

Gambar tak bertanggal yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, pada 29 November 2019 memperlihatkan Kim Jong Un mengawasi uji coba senjata terbaru. Kim yang mengenakan jubah warna hitam tersenyum dengan pasukan Korea Utara di sekelilingnya memberikan tepuk tangan.

Mengutip sumber kementerian pertahanan Jepang, Jiji Press memberitakan yang ditembakkan Korut diduga merupakan rudal balistik.

Sebelumnya, saat Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik, Donald Trump sempat berusaha untuk mendinginkan suasana.

Trump kembali merujuk pada perjanjian antara AS dengan pemimpin Korut, Kim Jong Un.

Namun, uji coba kali ini terjadi di tengah kebuntuan negosiasi denuklirisasi yang terjadi antara AS dan Korut.

Foto tangkapan layar yang diambil dari tayangan stasiun televisi Korea Utara, KCTV, pada 1 Agustus 2019, yang memperlihatkan siluet Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un sedang melihat peluncuran rudal balistik di lokasi yang tidak diketahui.

Perundingan itu buntu sejak Trump dan Kim menggelar pertemuan kedua di Hanoi, Vietnam, pada akhir Februari lalu.

Mulai dari situ, Pyongyang mulai berulah dengan melaksanakan serangkaian uji coba senjata.

Termasuk dugaan mereka meluncurkan rudal balistik sebagai respon buntunya perjanjian dengan AS.

Sedangkan resolusi Dewan Keamanan PBB dengan tegas melarang negara komunis tersebut untuk menembakkan rudal jarak jauh tersebut.

Dilansir dari Kompas.com yang merujuk dari media pemerintah Korut, media tersebut berulang kali menerbitkan editorial berisi tenggat waktu hingga akhir tahun agar AS datang dengan pendekatan baru.

Trump sempat menyiratkan adanya pertemuan keempat dengan Kim pada November ini, namun Pyongyang dengan tegas menolaknya.

Korea Utara menyatakan, mereka tidak tertarik untuk menggelar pertemuan apa pun yang tidak "memberikan kontribusi bagi mereka".

Sementara itu, Korea Utara merilis gambar Pemimpin Kim Jong Un yang tersenyum ketika mengawasi uji coba senjata terbaru.

Padahal dengan tegas Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menyebut, senjata itu merupakan rudal balistik, di mana Korut melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Dilansir AFP Jumat (29/11/2019), Pyongyang menyebut senjata itu sebagai "sistem roket berpeluncur ganda super besar".

Kantor berita KCNA juga merilis ketika Kim Jong Un tersenyum mengawasi uji coba sembari mengenakan jubah kulit hitam, dan mendapat tepuk tangan dari pasukan.

Selain itu, gambar lain yang dirilis memperlihatkan salah satu roket menembus langit malam saat diluncurkan dari truk peluncur empat tabung.

Terlihat dari foto tersebut, Kim Jong Un terlihat sangat puas dengan uji coba senjata baru milik Korut itu.

Agenda di lokasi yang tak diketahui itu merupakan tindak lanjut dari tes sebelumnya September lalu, di mana sejumlah aspek masih harus diteliti.

"Sistem roket super besar" itu sudah diujicobakan sebanyak empat kali oleh negara komunis itu sejak Agustus lalu. (*)

Dilarang PBB, Korut Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pun mengirimkan 'ucapan selamat yang hangat' kepada tim peneliti yang terlibat dalam uji coba rudal balistik kapal selama terbaru tersebut.

Sebuah klaim kembali diluncurkan oleh Korea Utara (Korut) melalui media pemerintah KCNA, beberapa hari sebelum rencana perundingan dengan Amerika Serikat (AS) digelar.

Klaim itu menyatakan bahwa Korut menggelar uji coba rudal balistik kapal selam terbarunya pada Rabu (2/10/2019)  dan sukses seperti yang diharapkan.

"Tipe terbaru rudal balistik kapal selam diluncurkan secara vertikal," ulas KCNA seperti diberitakan AFP Kamis (3/10/2019).

Gambar yang diambil pada 24 Agustus 2019 dan dirilis 25 Agustus oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) ini memperlihatkan Pemimpin Korut Kim Jong Un merayakan uji coba senjata peluncur roket berukuran besar di lokasi yang tidak diketahui.
Gambar yang diambil pada 24 Agustus 2019 dan dirilis 25 Agustus oleh kantor berita Korea Utara (KCNA) ini memperlihatkan Pemimpin Korut Kim Jong Un merayakan uji coba senjata peluncur roket berukuran besar di lokasi yang tidak diketahui. (AFP/KCNA via KNS/Kompas.com)

Rudal balistik kapal selam yang diluncurkan dari Teluk Wonsan itu diidentifikasi sebagai rudal balistik Pukguksong-3.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pun mengirimkan 'ucapan selamat yang hangat' kepada tim peneliti yang terlibat dalam uji coba.

"Peluncuran itu tidak mempunyai dampak buruk bagi negara-negara tetangga," demikian laporan KCNA mengutip Kim Jong Un.

PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un tengah memeriksa sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-12 pada suatu kesempatan.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un tengah memeriksa sebuah rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-12 pada suatu kesempatan. (KCNA/Reuters/Independent)

Langgar resolusi PBB

Pyongyang dilarang menguji coba rudal balistik berdasarkan resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB.

Jepang menyatakan, salah satu dari rudal yang diujicobakan oleh negara komunis itu jatuh di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) mereka.

KCNA melanjutkan, uji coba rudal balistik kapal selam menjadi babak baru dalam upaya Korea Utara melindungi diri dari 'ancaman pasukan asing'.

Kabar itu terjadi sehari setelah Wakil Menteri Luar Negeri Korut Choe Son Hui berujar Pyongyang sepakat untuk berdialog dengan AS.

Dia mengatakan dua negara setuju menggelar "kontak awal" pada Jumat (4/10/2019) besok, dengan perundingan dihelat keesokan harinya.

Keterangan itu dibenarkan juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Morgan Ortagus, di mana dia menuturkan dialog itu terjadi "pekan mendatang".

Negosiasi denuklirisasi Korea Utara dan AS buntu setelah pertemuan kedua Presiden Donald Trump dan Pemimpin Kim Jong Un di Vietnam Februari lalu.

Keduanya kemudian sepakat melanjutkan perundingan setelah bertemu di Panmunjom, Zona Demiliterisasi, pada akhir Juni lalu.

Tetapi, Korut marah karena Washington tidak menghentikan latihan perang dengan Korsel yang mereka anggap sebagai bentuk persiapan invasi.

Artikel telah tayang di Sosok.Id berjudul "Berita Militer: Korea Utara Diduga Sengaja Ganggu Perayaan Thanksgiving AS Dengan Tembakan Rudal Balistik, Kim Jong Un Tersenyum..." dan di Kompas.com dengan judul "Korea Utara Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Terbaru"

Editor: Panji Baskhara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved