Tujuh Staf Khusus Presiden Milenial Rancang Kartu Pra Kerja, Anggaran Rp 10 Triliun Disiapkan

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas kepada tujuh staf khususnya dari kalangan milenial, untuk mendesain kartu pra kerja.

Tujuh Staf Khusus Presiden Milenial Rancang Kartu Pra Kerja, Anggaran Rp 10 Triliun Disiapkan
Tribunnews/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris
Presiden Joko Widodo mengenalkan tujuh orang sebagai Staf Khusus Presiden untuk membantunya dalam pemerintahan, pada sebuah acara perkenalan yang berlangsung dengan santai di beranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019) sore. 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) memberikan tugas kepada tujuh staf khususnya dari kalangan milenial, untuk mendesain kartu pra kerja.

Staf Khusus Presiden Gracia Billy Mambrasar mengatakan, setelah Jokowi mengenalkan tujuh staf khususnya, hari berikutnya langsung menggelar rapat penyusunan sistem inovasi kartu pra kerja.

"Jadi Presiden menitipkan kami untuk mendesain inovasi dari kartu pra kerja," kata Billy saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Pemberian Grasi Dikritik, Mahfud MD Ungkap Annas Maamun Pakai Tabung Oksigen Tiap Hari

Menurutnya, kartu pra kerja ini nantinya untuk memberikan insentif ke anak-anak sekolah maupun mahasiswa yang baru lulus ingin bekerja.

"Kami buat sistem untuk memberikan allowance, dan kami semua lagi bekerja keras menyusun atau mendesain kartu pra kerja," paparnya.

Kartu pra kerja merupakan program kampanye Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019, dan akan diterapkan pada 2020.

Komisi III Usul BNN Dibubarkan, Jenderal Arman Depari: Sekalian Saja Anggotanya Dibakar!

Nantinya, pemegang kartu ini dapat bantuan pelatihan vokasi dalam meningkatkan kemampuan sebelum terjun ke dunia kerja.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kartu pra pekerja menjadi salah satu program yang akan dilaunching tahun depan, selain undang-undang Omnibus Law.

Pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 10 triliun untuk program ini, agar tenaga kerja Indonesia mendapatkan pelatihan dan dapat meningkatkan kemampuan diri.

Staf Khusus Presiden Ini Ingin Lahirkan 100 Pengusaha dari Indonesia Timur Setiap Tahun

"Kita akan memberikan retraining, reskilling, upskilling kepada tenaga kerja, dan ini masih dalam proses," ujarnya di Kompas100 CEO Forum, di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved