The Jak

Bos Persija Jakarta Pasrah Kena Sanksi Komdis PSSI Akibat Penyalaan Flare dan Petasan The Jakmania

Juara Liga 1 2018, Persija Jakarta terancam kena sanksi berat oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat ulah The Jakmania

Bos Persija Jakarta Pasrah Kena Sanksi Komdis PSSI Akibat Penyalaan Flare dan Petasan The Jakmania
Wartakotalive.com/Gisesya Ranggawari
CEO Persija Jakarta, Ferry Paulus saat hadir di official training Persija Jakarta, Sabtu (20/7/2019) jelang final Piala Indonesia di GBK. 

Juara Liga 1 2018, Persija Jakarta terancam kena sanksi berat oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Adanya flare dan petasan yang dihidupkan di laga menghadapi Persipura Jayapura menjadi penyebab utamanya.

Seperti diketahui, laga Persija Jakarta menghadapi skuat Mutiara Hitam berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/11/2019) malam WIB.

Ada Nyala Flare di SUGBK, Persija Jakarta Terancam Sanksi Berat dari Komdis PSSI

Laga tersebut berlangsung meriah karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-91 Persija Jakarta.

Chief Execuitive Officer - CEO Persija Jakarta Ferry Paulus mengatakan, pihaknya sudah siap dalam segala hal menerima segala resiko sanksi yang diberikan PSSI.

Persija Jakarta Jalin Kerja Sama dengan FC Tokyo, Manajemen Fokus Benahi Tim Academy

Ferry Paulus menilai adanya flare dan petasan yang dihidupkan karena moment emosional dalam merayakan hari ulang tahun Persija Jakarta.

"Ya pasti kena sanksi lah. Pertama, mau tidak mau, pasti kena denda. Tapi, ya kapan lagi merayakan ulang tahun dengan megah karena memang ada flare, ada petasan, kan bagus," kata Ferry Paulus saat ditemui di SUGBK, Jakarta Pusat.

Adanya flare dan petasan yang dihidupkan secara berbarengan diakhir pertandingan menambah kemeriahan hari jadi tim Ibu Kota.

Menurut Ferry, moment kebahagiaan The Jakmania di laga tersebut tidak boleh dirusak dan dihalang-halangi.

"Hanya memang pasti kena sanksi, tapi gak apa-apa, yang penting kita sama-sama senang meskipun itu kena denda. Tapi gak boleh rusak hari ulang tahun dan kesukaan kita itu sampai kesal berkepanjangan. Gak boleh," sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved