Breaking News:

Berita Video

VIDEO: JPO Halte UI Rusak Parah, Pejalan Kaki Nilai Sudah Tidak Laik Pakai

Letak JPO yang menghubungkan stasiun UI dan Stasiun Universitas Pancasila ini, kerap digunakan para pejalan kaki

Warta Kota
Kondisi JPO Halte UI yang terlihat usang dan tak terurus. (Warta Kota/Rizki Amana) 

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang terletak di Halte Universitas Indonesia (UI), Jagkarsa, Jakarta Selatan, terihat usang tak terurus hingga terbilang tak laik pakai.

Letak JPO yang menghubungkan stasiun UI dan Stasiun Universitas Pancasila ini, kerap digunakan para pejalan kaki dalam beralih menggunakan trasportasi KRL maupun transportasi umum lainnya.

Pantauan Wartakotalive.com di lokasi, kondisi jembatan setinggi 20 meter itu sudah melihat menua.

Sepanjang badan jembatan, banyak cat yang terlihat terkelupas dari tiang-tiang kontruksi jembatan. Bahkan, anak tangga penopang jalan telah terlihat kusam dan berkarat hingga membuat kekhawatiran para pejalan kaki unuk melintasinya.

Adapun saat Wartakotalive.com mencoba menelusuri JPO, banyak dari anak tangga yang mulai mengeluarkan bunyi-bunyi menandakan besi tua yang usang dimakan karat.

Sesekali dalam jalurnya, terpantau beberapa lubang kecil ditengah lantai jembatan penopang pejalan kaki yang terbuat dari besi.

Kekhawatiran itu turut dirasa pejalan kaki lainnya, yang terlihat sedang berjalan kaki di jembatan tersebut.

Abdan Syakuura (21) mahasiswa UIbyangvtiap harinya melintasi jembatan mengatakan, saat melintas ditengah jembatan rasa kekhawatiran timbul karena getaran yang terasa.

Ia mengaku, saat getaran hadir rasa khawatir amblasnya jembatan menjadi hal terpikirkan dikepalanya saat melintas.

"Goyang berasa bangat (saat berjalan ditengah jembatan)," katanya di lokasi, Jumat (29/11/2019).

Ia pun mengeluh kondisi JPO yang kerap dilintasinya, sangat berbanding jauh dari JPO yang gencar direvitalisasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurutnya, jembatan ini sudah beberapa kali dilakukan pembenaran namun tetap memiliki kondisi usang dan tak laik pakai.

"Ini kan juga baru di cat ya. Tadinya cuman biru doang. Terus sudah beberapa kali di betulin cuman ya sudah karatan," paparnya.

Sementara itu, pejalan kaki lainnya turut merasakan kekhawatiran yang sama dari JPO setinggi 20 meter dari permukaan tanah.

Nur rahmalia (18) berpandangan yang sama dengan pejalan kaki lainnya. Ia mengatakan, jembatan sudah semestinya di renovasi.

Pasalnya, banyak lantai jembatan yang berlobang di tengah badan jembatan dan besi penyanggah yang sudah dimakan karat.

Namun, dirinya tak bisa mengelak untuk meoijtasi jembatan tersebut dikarenakan satu-satunya akses bagi pejalang kaki untuk menyeberangi jalanan Lenteng Agung menuju Kampus UI.

"Takut amblas. Saya melihat saja ngeri gitu. Sudah tinggi juga, terus besinya juga mulai berkarat takut rapuh dan jatuh," pungkas mahasiswi ini. (m23)

Penulis: Rizki Amana
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved