Kriminalitas

Modus Curanmor di Cengkareng Terekam CCTV Berlangsung Mulus karena Pelaku Memakai Jaket Ojek Online

Maling tersebut sengaja beraksi dengan memakai jaket ojek online untuk mengalihkan perhatian warga di siang bolong.

Modus Curanmor di Cengkareng Terekam CCTV Berlangsung Mulus karena Pelaku Memakai Jaket Ojek Online
Istimewa
CCTV ungkap maling tersebut sengaja memakai jaket ojek online untuk mengalihkan perhatian warga di siang bolong. 

"Ya benar kejadian itu tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Dua pelaku curanmor berhasil diamankan," kata Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Iptu Elman, saat dikonfirmasi, Jumat (26/7/2019).

Elman menuturkan kedua pelaku yang diamankan bernama Dani (37) dan Shandy (34).

Awalnya pihaknya mendapatkan informasi dari warga adanya pelaku pencurian sepada motor.

 Sejumlah SUV Pilihan yang akan Menjadi Tren pada tahun 2020 dengan Spek Memukau Versi Forbes

 ICW Mendukung Sosok Jaksa Karier untuk Menempati Kedudukan sebagai Jaksa Agung bukan dari Parpol

 Dua Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi dan Mengaku Kalau Mereka Mengonsumsi Narkoba Jenis Sabu

Ketika itu, satu pelaku bernama Dani sudah berhasil diamankan warga, akan tetapi satu pelaku lagi bersembunyi dengan menceburkan diri ke rawa-rawa.

"Anggota kami dilapangan bersama warga kepung pelaku itu hingga akhirnya pelaku Shandy berhasil ditangkap," ucap Elman.

Adapun kronologis awalnya, ketika motor korban bernama Yayan Mujiarto (24) terparkir di halaman rumah kontrakannya.

Korban sedang berada di dalam rumah, tiba-tiba mendengar suara motor sedang digeser.

Akhirnya, ia mengintip dari jendela dan benar motornya sedang berusaha dibongkar oleh pelaku.

Baru saja hendak menggerebek keluar, tiba-tiba sudah ada warga yang memergokinya. Hingga berteriak maling.

Atas teriakan itu mengundang warga lain keluar dan mengejar pelaku itu yang berusaha kabur.

"Depan kontrakan sudah terkepung oleh warga, pelaku Dani ditangkap lebih dulu, pelaku Shandy kabur tapi akhirnya ditangkap di rawa-rawa saat bersembunyi," kata Elman.

Adapun barang bukti yang diamankan, yakni satu buah linggis, obeng, gagang kunci leter T, anak kunci, motor milik pelaku.

Kini kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan ditahan di Polsek Cikarang Barat.

Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penangkapan pelaku pencurian sepeda motor di Cibitung juga viral di media sosial.

Pelaku ditangkap warga dan polisi setelah bersembunyi di rawa-rawa.

Dalam video, pelaku terlihat basah dan sempat mengelak saat ditanya polisi.

 Ustadz Somad Ungkap Rahasia Investasi yang Membuat Dirinya Takjub oleh Kisah Dua Orang Sukses

Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Bekasi dan Bogor.

Kedua pelaku adalah Juki (39) alias Z dan Rudi (26) alias RG.

Keduanya dibekuk di rumah kontrakan mereka di wilayah Bekasi, Jawa Barat, 24 Juni 2019 lalu.

Selain keduanya, polisi masih memburu tiga anggota sindikat mereka lainnya yang kini masih buron.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan dari hasil pendalaman keduanya mengaku juga kerap mengonsumsi narkoba jenis sabu jika berhasil beraksi dan menjual sepeda motor curiannya.

"Satu sepeda motor tanpa surat hasil curian biasa ia jual seharga sekitar Rp 3 Juta. Dari uang itu sebagian juga dibelikan narkoba jenis sabu. Terkait narkoba ini penyidik masih mendalami keduanya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/7/2019).

Menurut Argo, dalam setiap aksinya mereka menyasar sepeda motor yang diparkir di luar pagar rumah, di parkiran ruko, atau di halaman minimarket.

"Untuk kedua pelaku ini yang berperan sebagai pemetik dan pilot atau pengawas, setiap beraksi, masing-masing selalu membawa senjata api air softgun untuk menakuti korban jika terpergok," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/7/2019).

Mereka kata Argo kerap beraksi di malam hari dan hanya di wilayah Bekasi dan Bogor.

Aksi terakhir mereka kata Argo dilakukan di Ruko di Jalan Jatiasih, Kelurahan Jati Rasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat serta di Jalan Kampung Poncol, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada pertengahan Juni 2019 lalu.

"Dari laporan korban, penyidik akhirnya membekuk keduanya di kontrakan mereka di Bekasi. Kami kini memburu tiga pelaku lainnya, anggota sindikat mereka" kata Argo.

Dari tangan keduanya kata Argo disita sejumlah barang bukti dua senjata api air softgun lengkap dengan tiga gas magazine dan peluru gotri, dua sepeda motor Yamaha NMAX dan Yamaha Fino, kunci letter T dan Letter L serta mata kunci, senjata tajam celurit serta beberapa HP dan lainnya.

Argo menjelaskan dari pengakuannya Juki alias Z ini awalnya berjualan soto di Bekasi saat pertama kali datang ke Jakarta dari kampung halamannya di Jawa Tengah.

"Namun pada akhirnya, warung Soto tersangka Juki ini bangkrut karena tidak ada pembeli," kata Argo.

Tersangka katanya kemudian memulangkan anak istrinya ke kampung.

"Juki lalu bertemu Rudi alias RG yang bekerja sebagai kuli bangunan."

"Keduanya kemudian saling curhat tentang kondisi ekonomi mereka," kata Argo.

 Hancurnya Hati Seorang Ibu Saat Suami Mengangkat Tengkorak Anaknya dari Mulut Buaya yang Memangsanya

Dari sana, kata Argo, timbul keinginan mereka mencari uang secara cepat dengan cara berbuat kejahatan yakni mencuri motor.

Mereka kemudian bekerjasama dan mengajak tiga rekan lainnya yang kini buron, untuk beraksi mencuri motor.

"Kedua tersangka ini, mengaku 6 kali beraksi di Bekasi dan Bogor. Namun penyidik masih mendalami, kemungkinan mereka sudah beraksi lebih dari itu," kata Argo.

Karena perbuatannya kata Argo kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya 7 tahun penjara serta Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951, yang ancaman hukumannya 20 tahun penjara.

Penulis: Desy Selviany
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved