Breaking News:

Jalan Berbayar

Intensif ERP Nantinya Dapat Digunakan Membangun Infrastruktur Daerah

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek mengatakan, penerapan ERP nanti secara intensifnya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Henry Lopulalan
Kendaraan melintas di bawah alat electronic road pricing (ERP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/11). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan uji coba coba sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) secara terbatas. 

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Bambang Prihartono mengatakan, penerapan ERP (Electronic Road Pricing) nanti secara intensifnya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Sebab, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan mengelola jalan yang terkena ERP itu, sehingga BPTJ akan memberikan intensif untuk daerah-daerah pembatas yang nantinya terkena penerapan jalan berbayar itu.

"Untuk Pemerintah Daerah, kami buat intensif dari hasil pengelolaan ERP. Jadi mereka dapet bagian," kata Bambang, Jumat (29/11/2019).

Sehingga intensif itu nantinya dapat digunakan pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur dan nenambah transportasi di daerahnya masing-masing.

 DIANCAM Penjara 10 Tahun, Preman Debt Collector Hanya Dijanjikan Uang Rp 100.000

 WNA Tiongkok Kerahkan 11 Preman Tagih Utang Rp13 Miliar

 Bocah 5 Tahun Tewas Disiksa Orang Tua Kandung Masuk Kandang Kucing, Disiram Air Mendidih

 Polemik Pernyataan Agnez Mo, Penyanyi Anggun C Sasmi: Penting Mana Darah Atau Paspor Indonesia

Hal ini sebagai imbalan untuk daerah lantaran pembayaran ERP akan masuk ke dalam kategori Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pasalnya daerah-daerah itu selama ini menganut sistem retribusi.

"Jadi tidak untuk kesembarangan, tapi bisa untuk menambah transportasi dan membangun jalan," katanya.

Saat ini pihaknya tengah mengusahakan adanya intensif untuk daerah-daerah pembatasan yang terkena penerapan ERP.

Ia juga belum mengetahui berapa besaran yang diterima daerah-daerah perbatasan yang terkena penerapan ERP.

 RAMAL Timnas Akan Masuk Final SEA Games 2019, Fandi Ahmad: Kecepatan Indonesia Bunuh Singapura

"Soal itu saya lagi lobi ke teman-teman menteri keuangan bisa tidak nanti sebagian (uang ERP) masuk ke daerah. Belum tahu berapa besarannya mereka (Menkeu) yang nentukan. Jadi daerah dapat sesuatu," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved